Tangerang, IDN Times - AirNav Indonesia dan The Boeing Company menandatangani Letter of Intent (Lol) atau kesepakatan awal untuk melakukan studi optimasi operasional pergerakan pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Penandatanganan dilakukan Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno dan Senior Managing Director, Boeing Commerial Airplanes, Malcolm An, di Hotel Sheraton Jakarta Soekarno-Hatta Airport, Tangerang.
Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, mengatakan, kajian tersebut diarahkan untuk melihat peluang pengurangan kepadatan pergerakan pesawat di darat sekaligus meningkatkan kapasitas pemanfaatan landas pacu. Analisis dilakukan dengan memetakan kondisi operasi saat ini dan mengujinya melalui pemodelan menggunakan Total Airspace and Airport Modeller (TAAM).
“Yang kami lihat bukan hanya kondisi operasi saat ini, tetapi juga berbagai opsi yang memungkinkan pergerakan pesawat lebih efisien. Setiap opsi akan diuji melalui pemodelan dan simulasi sehingga rekomendasi yang dihasilkan memiliki dasar analisis yang kuat,” ujar Avirianto, Rabu (15/9/2026).
