Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mensos Minta Sekolah Rakyat Dilengkapi CCTV Cegah Perundungan

Kota Tangerang
Mensos Minta Sekolah Rakyat Dilengkapi CCTV Cegah Perundungan
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Mensos Saifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat harus bebas perundungan, kekerasan fisik, seksual, dan intoleransi melalui penguatan SDM, tata kelola, pengawasan, serta evaluasi.

  • Kemensos akan memasang CCTV di titik vital sekolah dan asrama, sekaligus menyiapkan mekanisme mitigasi agar guru serta tenaga kependidikan mampu menangani kasus sesuai aturan.

  • Pendampingan siswa akan diukur bersama Bappenas dari aspek kesehatan fisik, mental, dan akademik; lulusan SMA Sekolah Rakyat diarahkan melanjutkan kuliah atau menjadi pekerja terampil.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan sekolah rakyat harus terbebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan baik dari sesama siswa maupun dari guru. Hal tersebut dikatakan Gus Ipul saat membuka kegiatan Monitoring, Evaluasi Kinerja Sekolah Rakyat Bagi Aplikator di Tangerang, Rabu (9/9/2026) malam.

Ia mengungkapkan, sekolah rakyat tidak hanya fokus dalam materi pelajaran, melainkan memberikan keamanan dan kenyamanan para siswa selama menuntut ilmu. Melalui pelatihan bertahap, Kemensos mematangkan tata kelola hingga pengawasan di lingkungan Sekolah Rakyat agar terhindar dari segala bentuk kekerasan.

​"Jadi pelatihan untuk memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Di mana terus-menerus kita lakukan penguatan di bidang SDM, penguatan di bidang tata kelola agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat sesuai dengan arahan Bapak Presiden," ujar Gus Ipul.

  1. 1. Fokus cegah perundungan hingga kekerasan seksual

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat di Tangerang sebagai bagian dari acara tersebut.
    Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Dalam pelatihan tersebut, para pekerja mulai dari guru, operator, kepala sekolah, hingga siswa di Sekolah Rakyat, akan diberikan materi mengenai pentingnya pengawasan dan evaluasi yang ketat untuk perundungan dan kekerasan seksual. Fokus utamanya adalah mencegah terjadinya kekerasan fisik, kekerasan seksual, perundungan, hingga tindakan intoleransi.

    ​"Khusus hari ini adalah untuk penguatan tata kelola di bidang pengawasan, monitoring, evaluasi, dan juga pencegahan terhadap terjadinya kekerasan fisik atau kekerasan seksual, perundungan, maupun intoleransi," jelasnya.

  2. 2. Lingkungan sekolah bakal diawasi CCTV di berbagai titik

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat di Tangerang dalam agenda bersama para peserta.
    Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Bukan sekadar aturan di atas kertas, Kemensos juga memanfaatkan teknologi untuk memperketat pengawasan di area sekolah maupun asrama. Ia memastikan tenaga pengajar Sekolah Rakyat siap menghadapi dan menyelesaikan kasus perundungan maupun kekerasan seksual sesuai dengan aturan yang berlaku.

    ​"Kita punya mekanisme, kita punya tahapan-tahapan mitigasi yang kita harapkan ini menjadi pedoman bagi kepala sekolah dan seluruh tenaga kependidikan di sana," paparnya.

    ​Ia menambahkan, pengawasan fisik di lapangan juga akan dibantu oleh kamera pengawas di lokasi-lokasi vital. Hal tersebut agar segala kegiatan seluruh warga sekolah bisa diawasi dengan baik.

    "Di lingkungan Sekolah Rakyat dilengkapi dengan CCTV di beberapa titik untuk mengetahui aktivitas yang ada di sana, baik itu aktivitas guru, wali asrama, wali asuh, atau juga dari siswa," lanjutnya.

    Tidak hanya nilai akademik, pendampingan siswa di Sekolah Rakyat dibuat serba terukur. Bekerja sama dengan Bappenas, Kemensos menyiapkan instrumen khusus untuk mengevaluasi kinerja para tenaga kependidikan dalam mendampingi para murid. Pihaknya ingin memastikan kondisi anak-anak terpantau dari segala sisi.

    "Bagaimana mereka bisa mendampingi siswa-siswa ini dengan melihat ukuran-ukurannya. Misalnya mulai dari sisi kesehatan fisiknya, kesehatan mentalnya, akademiknya, dari hari ke hari," ujarnya.

  3. 3. Gus Ipul ingin lulusan Sekolah Rakyat bisa kuliah ke luar negeri

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat di Tangerang dalam acara resmi.
    Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Selain itu, Gus Ipul juga ingin menyiapkan arah yang jelas bagi para siswa lulusan SMA Sekolah Rakyat. Di mana, terdapat dua opsi jalur utama yang disiapkan sesuai minat dan bakat siswa.

    ​"Lulusan siswa Sekolah Rakyat tingkat SMA itu pilihannya 2, bisa melanjutkan ke perguruan tinggi atau menjadi pekerja terampil. Apakah pekerja terampil dalam negeri atau pekerja terampil luar negeri," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More