Pembunuh Bocah 9 Tahun di Cilegon Tertangkap

- Polisi mengungkap kasus pembunuhan bocah MAHM (9) di Cilegon dan menangkap satu tersangka pada Jumat (2/1/2026).
- Pelaku diamankan tim gabungan Polres Cilegon dan Polda Banten, namun identitas serta motif belum diungkap.
- Korban tewas secara tragis dengan 19 tusukan, dan polisi berjanji segera menyampaikan keterangan lengkap.
Serang, IDN Times – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap seorang bocah berinisial MAHM (9 tahun) yang ditemukan tewas di sebuah rumah mewah di Komplek Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon.
Tersangka pelaku berhasil ditangkap oleh tim gabungan Satreskrim Polres Cilegon dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten. Penangkapan dilakukan di wilayah Ciwedus, Kecamatan Cilegon, pada Jumat (2/1/2026) sore.
Sumber kepolisian menyebutkan, pelaku diketahui bekerja di salah satu perusahaan ternama yang beroperasi di Kota Cilegon. Usai ditangkap, tersangka langsung diamankan dan kini ditahan di Mapolres Cilegon untuk menjalani pemeriksaan intensif.
1. Polisi masih enggan jabarkan identitas pelaku

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setiawan, membenarkan penangkapan tersebut. Namun, pihak kepolisian belum membeberkan identitas pelaku, kronologi penangkapan, maupun motif pembunuhan.
“Alhamdulillah sudah diamankan. Untuk detailnya, tunggu konferensi pers Kapolda,” kata Dian Setiawan singkat saat dikonfirmasi.
2. Polisi janji segera sampaikan secara detail

Hal senada disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Humas Polda Banten, AKBP Meryadi. Ia memastikan pengungkapan lengkap kasus pembunuhan bocah tersebut akan segera disampaikan secara resmi kepada publik.
“Benar, nanti Kapolda yang akan menyampaikan langsung dalam waktu dekat di Mapolda Banten,” kata Meryadi.
3. Bocah 9 tahun itu tewas secara tragis dengan 19 tusukan

Sebelumnya, kasus pembunuhan MAHM menggegerkan warga sekitar. Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan permukiman elite di Kota Cilegon, yang dikenal memiliki sistem keamanan ketat.
Korban diketahui merupakan anak dari Maman Suherman, seorang politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Hingga kini, polisi masih mendalami motif pembunuhan serta peran tersangka dalam kasus tersebut.

















