Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Terminal Pakupatan Serang Tambah Trayek Bus AKAP untuk Mudik Lebaran

Terminal Pakupatan Serang Tambah Trayek Bus AKAP untuk Mudik Lebaran
Sejumlah penumpang di Terminal Pakupatan, Kota Serang (ANTARA/Desi Purnama Sari)
Intinya Sih
  • Terminal Pakupatan Serang menambah dua trayek bus AKAP baru, total menjadi 72 trayek untuk melayani pemudik Lebaran 2026 dan mengantisipasi lonjakan penumpang.
  • Selain AKAP, terminal juga mengoperasikan berbagai layanan seperti AKDP, angkot, angres, dan Damri dengan dukungan 823 kendaraan serta fasilitas penumpang yang ditingkatkan.
  • Pengelola mendirikan posko kesehatan gratis bersama instansi terkait untuk pemeriksaan kru bus dan masyarakat, termasuk layanan tes urine demi menjaga keselamatan perjalanan mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Serang, IDN Times - Pengelola Terminal Pakupatan, Kota Serang menambah dua trayek bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Dengan penambahan itu, ada 72 trayek untuk melayani pemudik pada masa angkutan Lebaran 2026.

Kepala Terminal Pakupatan Waluyo Dianto mengatakan, penambahan tersebut berasal dari dua perusahaan otobus (PO) baru yang membuka jalur untuk wilayah Jawa, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Waluyo mengungkap, pihaknya menyiagakan total 823 kendaraan dari 81 PO yang diwakili oleh 26 agen resmi untuk mendukung kelancaran arus mudik.

1. Selain AKAP, pengelola terminal mengoperasikan sejumlah layanan lainnya

bus DAMRI (commons.wikimedia.org/Mujiono Ma'ruf)
bus DAMRI (commons.wikimedia.org/Mujiono Ma'ruf)

Selain trayek AKAP, terminal juga mengoperasikan 6 trayek angkutan kota dalam provinsi (AKDP), 6 trayek angkot, 3 trayek angkutan resik (angres), dan 8 trayek Damri. Dari sisi keamanan dan pelayanan, Terminal Pakupatan mengerahkan 73 personel yang terbagi dalam tiga regu dengan sistem kerja dua sif.

Fasilitas pendukung pun diperkuat, mulai dari ruang tunggu bertiket dan nontiket, jalur di fabel, ruang laktasi, hingga fasilitas penitipan barang sementara di lantai satu untuk memudahkan penumpang yang ingin membeli tiket di lantai dua.

"Kami juga mengantisipasi potensi keterlambatan armada akibat perbaikan jalan atau kendala teknis di jalan tol dengan menyediakan hiburan musik akustik dari Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) agar penumpang tidak jenuh saat menunggu," kata dia, seperti dikutip dari ANTARA, Senin (2/3/2026).

2. Pengelola terminal juga mendirikan posko kesehatan

Ilustrasi posko kesehatan di arus mudik lebaran
Ilustrasi posko kesehatan di arus mudik lebaran ( ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Pengelola terminal juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Jasa Raharja, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan kepolisian untuk membuka posko kesehatan gratis serta melaksanakan tes urine bagi para awak bus.

"Posko kesehatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi kru bus untuk memastikan mereka dalam kondisi fit, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum dan pemudik yang membutuhkan layanan kesehatan," sebutnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More