SPAM Kali Angke 2 Mulai Dibangun, Investasinya Capai Rp1,2 Triliun

- Pemerintah Kota Tangerang Selatan memulai pembangunan SPAM Kali Angke 2 senilai Rp1,2 triliun hasil kolaborasi PITS dan PT Palyja Tirta Tangsel untuk memperluas akses air bersih.
- Proyek ini menjadi langkah strategis mengurangi ketergantungan pasokan air dari daerah lain serta meningkatkan layanan dan kualitas kesehatan masyarakat Tangsel.
- Selama masa pembangunan, proyek SPAM Kali Angke 2 diperkirakan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja dan diharapkan selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan warga.
Tangerang Selatan, IDN Times – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi memulai pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Angke 2. Proyek ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat.
Groundbreaking proyek tersebut dilakukan di Jalan Raya Puspitek, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kamis (16/4/2026). Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi antara Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) dan PT Palyja Tirta Tangsel, dengan total investasi mencapai sekitar Rp1,2 triliun.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan proyek ini sudah lama direncanakan dan menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Prosesnya panjang, ini mimpi lama yang akhirnya bisa dimulai. Kami ingin memastikan kebutuhan air bersih, bahkan air minum, bisa terpenuhi untuk masyarakat Tangsel,” ujarnya.
1. Tangsel masih bergantung pada daerah lain

Benyamin mengungkapkan, hingga saat ini sebagian wilayah Tangsel masih bergantung pada pasokan air dari daerah lain, terutama dari PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang.
Kondisi tersebut dinilai menjadi alasan penting bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih secara mandiri.
“Ini menjadi kebutuhan mendesak, karena belum semua wilayah Tangsel terlayani air bersih secara optimal,” katanya.
2. Perluas layanan dan tingkatkan kesehatan warga

Menurut Benyamin, kehadiran SPAM Kali Angke 2 diharapkan mampu memperluas cakupan layanan air bersih di Tangsel. Selain itu, proyek ini juga diyakini berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Masih banyak wilayah yang membutuhkan layanan air bersih. Ini langkah strategis untuk menjawab kebutuhan itu,” ujarnya.
3. Serap 1.000 tenaga kerja

Tak hanya berdampak pada layanan dasar, proyek ini juga diperkirakan memberikan efek ekonomi. Selama masa pembangunan, SPAM Kali Angke 2 diproyeksikan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja.
“Selain memenuhi kebutuhan dasar, proyek ini juga membuka lapangan kerja dan mendorong sektor pendukung lainnya,” kata Benyamin.
Pemkot Tangsel berharap pembangunan SPAM Kali Angke 2 dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat luas.


















