Pemkab Lebak Siapkan TPU Non-Muslim

Lebak, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Lebak (Pemkab) Lebak bakal memfasilitasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) non-muslim. Lokasinya di Kampung Tanjong, Desa Narimbang Mulya, Rangkasbitung.
"Kami berharap TPU non-muslim itu bisa secepatnya memiliki izin setelah proses persyaratan lingkungan terpenuhi," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lebak H Iyan Fitrayana, seperti dikutip dari ANTARA, Rabu (11/9/2024).Â
1. Usulan TPU non-muslim ini muncul dalam audiensi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
Usulan adanya TPU non-muslim ini muncul setelah ada pertemuan audensi Penjabat Bupati Lebak Gunawan Rusminto bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Â
Dalam pertemuan itu salah satu anggota FKUB Lebak mengusulkan TPU non-muslim, karena yang ada sekarang sudah penuh.
Â
"Kami nanti akan melaksanakan rapat bersama pemangku kepentingan lain, tokoh agama, FKUB, Kemenag, Kesbangpol dan tokoh masyarakat untuk pembahasan TPU non-muslim," katanya.2. Lahan seluas 5.000 m2 disiapkan untuk TPU non-muslim ini

Ilustrasi Alkitab (pexels.com/Pixabay) Sementara itu, Randi selaku anggota FKUB Lebak mengatakan, pihaknya kini telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi di Kampung Tanjong Desa Narimbang Mulya Rangkasbitung untuk lokasi TPU non-muslim juga TPU Rumah Duka di Kampung Sukajadi Desa Jati Mulya Rangkasbitung.
Â
Untuk lahan TPU di Kampung Tanjong yang lokasinya berdekatan dengan TPU Muslim itu masih dalam pengajuan untuk mengantongi sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). TPU non-muslim di Tanjong itu nantinya dapat menampung warga beragama Buddha, Kristen, dan Katolik.
Â
"Kami berharap proses perizinan lingkungan TPU non-muslim bisa terealisasi, mengingatkan pemakaman non-muslim sudah penuh," kata Randi yang juga pengurus Vihara Ananda Avalokitesvara Rangkasbitung itu.Â2. Ketua FKUB Lebak: belum ada penolakan adanya TPU non-muslim

Default Image IDN Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Lebak, H Haerudin mengungkap, pihaknya mendukung usulan adanya TPU non-muslim, karena jumlah populasi penduduk di daerah itu terus meningkat.
"Kami berharap pemda dan masyarakat dapat memberikan dukungan terlaksananya TPU non-muslim itu," kata Haerudin.
Namun, FKUB minta pemerintah daerah mensosialisasikan kepada masyarakat agar pelaksanaan TPU non-muslim kondusif dan aman. Meski saat ini, kata dia, pihaknya belum menerima adanya penolakan dari warga.Â




















