Aksi Dorong RUU Perampasan Aset, Stasiun Palmerah Dijaga Ketat

- KAI Commuter memperketat pengamanan di Palmerah, Sudirman, BNI City, Tanah Abang, dan Juanda untuk mengantisipasi penyampaian aspirasi masyarakat di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
- Sebanyak 126 personel internal dan TNI/Polri disiagakan, didukung mobil rescue, ambulans, serta tenaga medis. Operasional pagi tetap normal dengan 1.065 perjalanan Commuter Line.
- Hingga 08.00 WIB, perjalanan kondusif dengan 75.552 pengguna, turun 15,7 persen secara mingguan. Penumpang diminta memantau informasi dan mengikuti arahan petugas.
Tangerang, IDN Times - KAI Commuter menambah personel pengamanan di sejumlah stasiun Commuter Line Jabodetabek untuk mengantisipasi rencana penyampaian aspirasi masyarakat di sejumlah titik di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Hingga pukul 08.00 WIB, kondisi stasiun dan perjalanan Commuter Line Jabodetabek masih terpantau lancar dan kondusif. Tercatat 75.552 orang menggunakan layanan Commuter Line di seluruh lintas Jabodetabek.
Jumlah tersebut turun 15,7 persen dibandingkan Kamis pekan sebelumnya pada periode yang sama, yakni sebanyak 89.620 pengguna.
1. Pengamanan diperkuat di 5 stasiun

ilustrasi KRL (IDN Times/Herka Yanis) VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, pihaknya menambah personel pengamanan di sejumlah stasiun strategis yang berada di sekitar lokasi kegiatan penyampaian aspirasi.
“KAI Commuter melakukan penambahan personel pengamanan di stasiun-stasiun strategis. Jika diperlukan, KAI Commuter juga akan melakukan pengaturan pola operasi perjalanan Commuter Line mengikuti situasi di lintas,” jelas Karina.
Total 126 personel disiagakan di lima stasiun, yakni Stasiun Palmerah, Sudirman, BNI City, Tanah Abang, dan Juanda. Personel berasal dari internal KAI Commuter serta unsur TNI/Polri.
Rinciannya, 20 personel ditempatkan di Stasiun Palmerah, 21 personel di Stasiun Sudirman, 37 personel di Tanah Abang, 28 personel di Juanda, dan 20 personel di BNI City.
2. KAI siagakan ambulans dan tim medis

Ilustrasi penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek. (Dok. KAI Commuter) Selain menambah personel pengamanan, KAI Commuter menyiagakan mobil rescue, ambulans, dan tenaga medis sebagai dukungan layanan di tengah potensi peningkatan aktivitas masyarakat di sekitar stasiun.
Meski melakukan antisipasi, operasional Commuter Line Jabodetabek pada Kamis pagi masih berjalan normal. KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan Commuter Line.
Karina mengatakan pola operasi dapat direkayasa apabila kondisi di lapangan membutuhkan penyesuaian.
“KAI Commuter akan melakukan antisipasi dengan melakukan rekayasa pola operasi secara situasional sesuai dengan kondisi di lintas,” tambahnya.
3. Pengguna diminta ikuti arahan petugas

suasana krl. (Antara Foto/Tri Meilani Ameliya) KAI Commuter mengimbau pengguna memantau informasi terbaru terkait perjalanan melalui aplikasi C-Access, media sosial @commuterline, maupun layanan pelanggan 021-121.
Pengguna juga diminta mengikuti arahan petugas di stasiun, terutama apabila terjadi perubahan pola perjalanan maupun kondisi di sekitar stasiun.
Bagi pengguna yang menunggu di peron, KAI Commuter mengingatkan agar mendahulukan penumpang yang akan keluar dari kereta. Pengguna juga diminta tetap berada di belakang garis aman dan tidak menghalangi akses penumpang.
“KAI Commuter juga mengimbau masyarakat dan para pengguna untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” tutup Karina.


















