Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemkot Tangerang Target Layanan Operasi Jantung RSUD Mulai Desember

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Target Layanan Operasi Jantung RSUD Mulai Desember
Ilustrasi operasi jantung. (dok. Kementerian Kesehatan)
Intinya Sih

  • RSUD Kota Tangerang masih dalam proses verifikasi

  • Layanan Cath Lab dan operasi jantung akan memudahkan pasien BPJS

  • Pemkot Tangerang mengapresiasi dukungan teknis BPJS Kesehatan dan pengawalan kebijakan oleh DPRD Kota Tangerang

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kota Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan layanan operasi jantung dibiayai BPJS Kesehatan di RSUD Kota Tangerang dapat mulai beroperasi pada awal Desember 2025.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Dini Anggraeni menyatakan, hasil verifikasi menunjukkan sebagian besar persyaratan teknis dan administratif telah terpenuhi.

"Namun masih terdapat beberapa catatan perbaikan yang harus ditindaklanjuti pihak RSUD. Perbaikan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu minggu sebelum menuju tahapan penandatanganan perjanjian kerja sama," ungkap Dini, Kamis (20/11/2025).

1. Saat ini RSUD Kota Tangerang masih dalam verifikasi

ilustrasi tenaga medis.
ilustrasi tenaga medis (pexels.com/Anna Shvets)

Ia menjelaskan, pihaknya bersama RSUD Kota Tangerang sudah menerima hasil dari tim verifikator. Proses perbaikan administratif dan teknis saat ini sedang terus dilakukan.

"Setelah tuntas, barulah dapat dilanjutkan penandatanganan kerja sama dengan BPJS dalam waktu dekat ini. Doakan saja ya, semua cepat terealisasikan,” harapnya.

2. Layanan ini akan permudah masyarakat

ilustrasi tenaga medis yang sedang menggunakan sarung tangan berbahan lateks.
ilustrasi tenaga medis yang sedang menggunakan sarung tangan berbahan lateks (pexels.com/Gustavo Fring)

Dengan dibukanya layanan Cath Lab dan operasi jantung di Kota Tangerang, pasien BPJS yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta akan dapat memperoleh layanan di wilayah sendiri. Langkah ini juga diharapkan dapat mengatasi antrean tindakan kardiovaskular yang selama ini cukup tinggi di rumah sakit rujukan di luar kota.

Peserta BPJS aktif nantinya dapat memanfaatkan layanan tersebut sesuai alur rujukan tanpa syarat tambahan. Sementara untuk masyarakat yang belum terdaftar dan memerlukan bantuan pembiayaan, Pemkot Tangerang memastikan dapat difasilitasi melalui mekanisme PBI APBD jika memenuhi ketentuan.

"Pemkot Tangerang menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses percepatan layanan, termasuk dukungan teknis BPJS Kesehatan dan pengawalan kebijakan oleh DPRD Kota Tangerang," kata Dini.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More