Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Relokasi PKL di Tangerang ke Pasar Anyar (Dok. Pemkot Tangerang)
  • Pemkot Tangerang merelokasi PKL dari Jalan Kiasnawi dan Ahmad Yani ke Gedung Pasar Anyar untuk mengembalikan fungsi jalan serta trotoar yang kerap memicu kemacetan.

  • Sebanyak 273 PKL terdata mengikuti relokasi. Pemerintah menargetkan perdagangan lebih tertib, sekaligus mengoptimalkan Gedung Pasar Anyar dan mendorong warga serta pegawai sekitar berbelanja di sana.

  • Pedagang mendapat nomor lapak, bantuan pengangkutan bila diperlukan, dan belum dikenai biaya sewa selama serah terima gedung dari pemerintah pusat kepada Pemkot Tangerang belum selesai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota Tangerang merelokasi ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani ke dalam kawasan Pasar Anyar, Selasa (3/11/2026). Hal tersebut lantaran kawasan yang dekat dengan Stasiun Tangerang tersebut terlihat tak teratur dan kerap kali menyebabkan kemacetan.

Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang, Mulyani mengungkapkan, langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan dan trotoar sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan Gedung Pasar Anyar sebagai pusat aktivitas perdagangan.

"Relokasi tersebut merupakan tindak lanjut dari rencana penataan kawasan Pasar Anyar yang telah melalui sejumlah tahapan sosialisasi kepada para pedagang," kata Mulyani.

1. Para PKL diminta menempati area gedung Pasar Anyar

Relokasi PKL di Tangerang ke Pasar Anyar (Dok. Pemkot Tangerang)

Pemkot Tangerang mengarahkan pedagang yang sebelumnya berjualan di sepanjang jalan untuk menempati area perdagangan di dalam Gedung Pasar Anyar. Harapannya, kondisi di sekitar Pasar Anyar, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Kiasnawi bisa kembali sesuai fungsinya.

"Jalan dan trotoar dapat digunakan sebagaimana mestinya, sementara para pedagang bisa berjualan di dalam Gedung Pasar Anyar yang sudah kita bangun," ujar Mulyani.

2. Ada 273 PKL yang tercatat ikuti relokasi

Relokasi PKL di Tangerang ke Pasar Anyar (Dok. Pemkot Tangerang)

Berdasarkan pendataan Perumda Pasar Kota Tangerang, terdapat 273 pedagang yang telah terdata untuk mengikuti relokasi. Pemkot Tangerang berharap para pedagang dapat segera menempati lokasi yang telah disiapkan.

"Sehingga aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman," katanya.

Mulyani menjelaskan, penataan kawasan Pasar Anyar tidak hanya berfokus pada relokasi pedagang, tetapi juga upaya mengoptimalkan aktivitas ekonomi di dalam gedung pasar. Pemkot Tangerang akan mendorong masyarakat, termasuk para pegawai di lingkungan sekitar, untuk berbelanja di Pasar Anyar agar aktivitas perdagangan semakin ramai dan produktif.

"Kita ingin Gedung Pasar Anyar ini lebih optimal dan ramai. Dengan begitu, perekonomian di kawasan pasar bisa tumbuh, sementara fungsi jalan dan trotoar kembali sebagaimana mestinya. Kita ingin Kota Tangerang menjadi kota yang tertib, aman, indah, dan memiliki estetika yang lebih baik," jelasnya.

3. Pedagang yang direlokasi belum dipungut biaya sewa ruko

Relokasi PKL di Tangerang ke Pasar Anyar (Dok. Pemkot Tangerang)

Dalam pelaksanaan relokasi, Pemkot Tangerang juga menyiapkan dukungan pengangkutan bagi pedagang yang membutuhkan bantuan untuk memindahkan barang dagangannya.

"Pedagang dapat menggunakan armada yang telah disiapkan pemerintah maupun melakukan pemindahan secara mandiri," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang, Dedi Ochen, menjelaskan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang, termasuk memberikan nomor lapak sesuai lokasi yang telah ditetapkan di Gedung Pasar Anyar.

Ia memastikan pedagang dapat menempati lapak tersebut tanpa dikenakan biaya selama proses serah terima gedung dari pemerintah pusat belum selesai.

"Selama ini masih gratis di Pasar Anyar. Tempatnya juga sudah bagus, bersih, dan nyaman. Apalagi sebentar lagi musim hujan, kalau berjualan di luar tentu berbeda dengan di dalam gedung," ungkap Dedi.

Dedi menambahkan, Perumda Pasar berharap proses persetujuan serah terima Gedung Pasar Anyar dari Kementerian Keuangan kepada Pemerintah Kota Tangerang dapat segera rampung.

”Dengan begitu, pengelolaan pasar dapat dilakukan secara penuh dan aktivitas perdagangan dapat dioptimalkan,” katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article