- RSJ Amino Gondohutomo Semarang | (024) 6722565
- RSJ Marzoeki Mahdi Bogor | (0251) 8324024, 8324025
- RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta | (021) 5682841
- RSJ Prof Dr Soerojo Magelang | (0293) 363601
- RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang | (0341) 423444
Polda Banten Nunggu Hasil Visum Tersangka Narkoba Bunuh Diri

Serang, IDN Times - Polisi akhirnya mengungkap penyebab kematian seorang guru honorer berinisial BK. Ia diduga mengakhiri hidup setelah ditahan Ditresnarkoba Polda Banten dengan cara gantung diri.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hatiyanto mengatakan, pada saat pengembangan kasus tiga kali 24 jam atas perkara yang menjeratnya, BK sempat ditempatkan di ruangan khusus Ditresnarkoba Polda Banten. Namun pada Jumat, 8 November 2024 sekitar pukul 08.45 WIB, tersangka BK ditemukan sudah tak bernyawa.
"Dalam keadaan tergantung di ruang khusus tersebut yang mana kondisi pelaku sudah tidak bernyawa yang diduga bunuh diri," kata Didik melalui siaran pers, Minggu (10/11/2024).
1. BK diduga gantung diri menggunakan ikat pinggang

Kemudian, tim inafis dari Ditreskrimum Polda Banten melakukan olah TKP bersama penyidik di lokasi tewasnya BK. Hasil pemeriksaan sementara, ditemukan luka jejak jerat yang melingkar di leher korban.
"Diketahui jenazah ditemukan dalam keadaan tergantung dengan ikat pinggang," katanya.
2. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban

Kendati demikian, lanjut Didik pihak kepolisian masih mendalami terkait penyebab pasti kematian tersangka sambil menunggu hasil visum dari Biddokkes Polda Banten.
"Saat ini jenazah telah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara," katanya.
3. BK meninggal setelah dua hari ditahan Polda Banten

Sebelumnya, pria asal Kadu Pinang, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak itu dikabarkan meninggal dunia setelah dua hari ditahan.
BK ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polda Banten pada 6 November 2024 dengan barang bukti narkotika jenis tanaman ganja seberat bruto 69,75 gram.
Depresi bukanlah persoalan sepele. Bila kamu merasakan tendensi melakukan bunuh diri, atau melihat teman maupun kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.
Saat ini, tidak ada layanan hotline atau sambungan telepon khusus untuk pencegahan bunuh diri di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pernah meluncurkan hotline pencegahan bunuh diri pada 2010. Namun, hotline itu ditutup pada 2014 karena rendahnya jumlah penelepon dari tahun ke tahun, serta minimnya penelepon yang benar-benar melakukan konsultasi kesehatan jiwa.
Walau begitu, Kemenkes menyarankan warga yang membutuhkan bantuan terkait masalah kejiwaan segera menghubungi profesional kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Kemenkes juga telah menyiagakan lima RS Jiwa rujukan yang telah dilengkapi dengan layanan telepon konseling kesehatan jiwa:
Terdapat pula beberapa komunitas di Indonesia yang secara swadaya menyediakan layanan konseling sebaya, dan support group online yang menjadi alternatif bantuan pencegahan bunuh diri serta memperoleh jejaring komunitas agar membantu untuk gangguan kejiwaan tertentu.
Kamu juga bisa menghubungi:
- Jangan Bunuh Diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
- Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
- Kementrian Kesehatan Indonesia || Telp: 021-500454
- Yayasan Pulih
Jl. Teluk Peleng 63 A Komplek AL-Rawa Bambu Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520 || Telp : 021-78842580 || Fax : 021-782 3021
- YLBH Apik
Jl. Raya Tengah No. 31 RT 01 RW 09 Kp. Tengah Kramat Jati Jakarta Timur 13540 Telp 021-87797289 || Fax. 021-87793300
- Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Telp. 021-8514389 Website: http://www.skizofrenia.org/
Mari bersama cegah perilaku bunuh diri. Bunuh diri merupakan masalah kesehatan jiwa serius yang sering diabaikan masyarakat.



















