Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sebut Hukum Kacau Balau, Mahfud: Uang Bisa Selesaikan Perkara

Kota Serang
Sebut Hukum Kacau Balau, Mahfud: Uang Bisa Selesaikan Perkara
IDN Times/Khaerul Anwar
Share Article

Serang, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan, sistem hukum yang dibuat di Indonesia sudah bagus. Namun, kondisi hukum tengah kacau balau. 

"Di Indonesia banyak, punya uang bisa menyelesaikan perkara," kata Mahfud saat menjadi pembicara dalam Seminar Kebangsaan di Universitas Faletehan, Cilegon, Serang, Banten, Rabu (13/12/2023).

  1. 1. Hingga saat ini, kata Mahfud, hukum di Indonesia belum ditegakkan seadil-adilnya

    IDN Times/Khaerul Anwar
    IDN Times/Khaerul Anwar

    Menurut Mahfud, kekacauan itu terjadi karena ada nafsu dan keserakahan dalam diri oknum penegak hukum dengan menjadikan hukum sebagai industri. Namun, ia enggan menjabarkan secara detail instansi hukum mana yang dinilai masih bobrok.

    "Nanti kamu keliru, hukum yang tidak tegak gitu lah. Kamu uraikan nanti kacau balau nyerepet tidak masuk akal. Pokoknya hukum tidak tegak dengan baik," katanya

  2. 2. Perbaikan hukum harus dimulai dari penegak hukum

    Dok. Istimewa/IDN Times
    Dok. Istimewa/IDN Times

    Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) untuk periode 2008-2013 itu menjabarkan bahwa hukum itu digerakan oleh tiga bentuk, yakni sisten hukum, penegakan hukum, dan sistem budaya. Ia menegaskan sistem hukum di Indonesia saat ini sudah baik.

    "Dimulai dari penegak hukumnya itu aja, kalau mau diurai itu panjang, pokoknya dimulai dari penegak hukum," katanya

  3. 3. Ketimpangan keadilan hukum bisa jadi penghalang Indonesia emas

    IDN Times/Khaerul Anwar
    IDN Times/Khaerul Anwar

    Dengan masih adanya ketimpangan keadilan di aspek hukum ini, kata Mahfud, bisa menjadi salah satu faktor Indonesia tidak bisa menjadi Indonesia emas yang dicanangkan terjadi pada 2045.

    "Prasyarat menuju itu mulai sekarang itu betul-betul kemerdekaan membangun negara merdeka yang dibangun prinsip demokrasi dan hukum," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More