Ilustrasi PHK (IDN Times/Arief Rahmat)
Di sisi lain, lanjut Hardiansyah, para pengusaha saat ini juga tengah menghadapi cobaan berat di mana mereka tidak dapat berproduksi secara maksimal hingga menurunnya daya beli masyarakat,seperti toko-toko pakaian menjelang lebaran menjadi penghasilan tertinggi.
“Tapi tahun ini hampir semua usaha di bidang ritel atau pakaian seperti Matahari, Ramayana cenderung tutup. Dan itu efek domino kepada pengusaha produksi pakaian,” katanya.
Pihaknya pun dalam menyelesaikan masalah PHK tersebut mengedepankan dengan cara bipartite, yaitu perundingan antara pekerja atau serikat pekerja dengan pengusaha untuk menyelesaikan masalah hubungan kerja. Mengingat keadaan saat ini sangat sulit akibat virus corona tengah menjadi pandemi.
Sebelumnya Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan total pekerja 3.729 orang yang terkena imbas dari virus corona. Dari data itu, 3.042 orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan 687 orang dirumahkan.