Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Suami Bakar Istri di Tangerang, Penyebabnya Karena Kesal Dicemburui

Suami Bakar Istri di Tangerang, Penyebabnya Karena Kesal Dicemburui
lustrasi kekerasan pada perempuan dan anak. (IDN Times/Nathan Manaloe)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Kesal selalu dicemburui, seorang suami berinisial S (43) tega membakar istrinya berinisial SR (21) dengan cara menyiram bensin ke tubuh korban di Jalan Irigasi RT05/03, Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu malam (30/6/2024). 

Kapolsek Cipondoh, Kompol E Lubis membenarkan peristiwa tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memperoleh keterangan dari korban maupun pelaku. 

"Nanti bila semua sudah membaik, baru akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara, suaminya juga mengalami luka bakar di lengannya,"ujarnya.

1. Korban mengalami luka bakar 27 persen

Ilustrasi IGD (IDN Times/Wira Sanjiwani)
Ilustrasi IGD (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Lubis menuturkan, saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit lantaran mengalami luka bakar, terutama di bagian wajah dan badan.

"Luka bakarnya 27 persen," ujar Lubis. 

2. Warga sempat mendengar keributan dari rumah pasutri tersebut

Ilustrasi kekerasan (IDN Times/Muhammad Tarmizi Murdianto)
Ilustrasi kekerasan (IDN Times/Muhammad Tarmizi Murdianto)

Dari keterangan warga setempat, Sodik, pasangan tersebut sebenarnya baru dua pekan tinggal di gang tersebut. Selama itu pula, warga sering mendengar keduanya bersitegang, hingga akhirnya berujung pembakaran.

"Saat itu istrinya pulang, naik ke atas, kontrakannya, langsung diseret ke bawah oleh suaminya. Sempat berantem, dipisahin warga, suami langsung ambil bensin yang disimpan di tong dekat situ, langsung di siram dan dibakar," ungkap Sodik.

Api langsung membesar, membakar tubuh korban, terutama bagian wajah, kepala, dan badan bagian atas.

3. Warga membantu untuk memadamkan api di tubuh korban dan bawa ke rumah sakit

Ilustrasi pasien (pexels.com/Anna Shvets)
Ilustrasi pasien (pexels.com/Anna Shvets)

Melihat kejadian tersebut, warga buru-wuru langsung mengambil air dan juga handuk basah untuk memadamkan api di tubuh korban. Untunglah, selang tak berapa lama, api tersebut padam.

"Langsung dibawa ke rumah sakit. Mereka sering berantem, setau saya karena istrinya cemburuan," katanya.

Laporkan!

Instagram.com/pixabay.com
Instagram.com/pixabay.com

Jika kamu mengetahui ada indikasi kekerasan terhadap perempuan, jangan diam saja ya. Laporkan!

Berikut beberapa lembaga yang bisa kamu hubungi: 

1. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten

Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Jl. Syech Nawawi Al-Bantani Palima Curug, Sukajaya, Serang, Serang City, Banten 42117

Whatsapp: +62 852-1117-1188
Telepon: (0254) 7824688

2. Komnas Perempuan

Email: petugaspengaduan@komnasperempuan.go.id

Facebook: www.facebook.com/stopktpsekarang/

Twitter: @komnasperempuan

3. LBH APIK

Whatsapp: 0813-8882-2669 (WA only) mulai pukul 09.00-21.00 WIB

Email: PengaduanLBHAPIK@gmail.com.

4. Kantor polisi terdekat.

Share Article
Topics
Editorial Team
Maya Aulia Aprilianti
Retno Rahayu
3+
Maya Aulia Aprilianti
EditorMaya Aulia Aprilianti

Latest News Banten

See More

Pakar Minta Insentif Kendaraan Listrik Jangan Cuma Dinikmati Warga Kota

31 Mei 2026, 13:11 WIBNews