Tawarkan Hunian Terbuka, ASRI Bidik Pertumbuhan Penjualan Residensial 2026

ASRI meluncurkan RYIL, klaster kelima Sutera Rasuna di Alam Sutera 2, setelah empat klaster sebelumnya habis terjual, dengan konsep hunian tropis modern berfokus ruang terbuka.
RYIL mendukung target marketing sales ASRI 2026 sebesar Rp2,8 triliun, dengan residensial ditargetkan menyumbang Rp2,3 triliun; tersedia lima tipe rumah seluas 50–168 meter persegi.
Kawasan RYIL menyediakan fasilitas komunal dan memanfaatkan ekosistem Alam Sutera, sementara pengembangan flyover serta rencana MRT Fase 3 ditujukan memperkuat konektivitas.
Tangerang, IDN Times – PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) meluncurkan RYIL, klaster kelima di kawasan Sutera Rasuna, Alam Sutera 2, Tangerang. RYIL mengusung konsep Green-Yard Living in the Tropics yang memadukan desain tropis modern dengan ruang terbuka di dalam rumah. Salah satu fitur utamanya adalah inner courtyard yang dirancang untuk meningkatkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta konektivitas antara ruang dalam dan luar hunian.
Peluncuran RYIL dilakukan setelah empat klaster sebelumnya di Sutera Rasuna, yakni YMMA, KOZA, VOLA, dan PHILO, disebut telah terjual habis.
Direktur Pemasaran Alam Sutera Group Lilia S. Sukotjo mengatakan pengembangan RYIL menyesuaikan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin memperhatikan aspek kesehatan, kedekatan dengan alam, hingga kehidupan komunitas.
“RYIL kami hadirkan dengan melihat tren gaya hidup masa kini, di mana masyarakat semakin memperhatikan kesehatan, kedekatan dengan alam, dan kehidupan berkomunitas,” ujar Lilia, Jumat (18/9/2026).
1. Residensial jadi penopang target marketing sales ASRI

Potret Jakarta Premium Outlets, Alam Sutera, Tangerang (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra) Pengembangan RYIL juga menjadi bagian dari strategi bisnis ASRI pada 2026. Berdasarkan materi presentasi perusahaan, ASRI menetapkan target marketing sales sebesar Rp2,8 triliun tahun ini.
Dari target tersebut, segmen residensial ditargetkan menyumbang Rp2,3 triliun. Sementara Rp500 miliar lainnya berasal dari segmen komersial.
Sutera Rasuna menjadi salah satu kawasan yang dikembangkan untuk memperluas pasar residensial ASRI di Alam Sutera 2. Kawasan tersebut sebelumnya juga diposisikan sebagai bagian dari ekspansi perseroan dengan segmentasi harga yang lebih terjangkau dibandingkan sejumlah produk premium di Alam Sutera.
RYIL menawarkan lima tipe rumah, yakni PRIM, SECA, TRIA, QUARA, dan QUINA. Luas tanah yang tersedia mulai dari 50 meter persegi hingga 168 meter persegi, sedangkan luas bangunan berkisar 51–133 meter persegi.
2. Tawarkan konsep hunian dengan ruang terbuka

DOMAIN Business Suites Jadi Ikon Baru Kawasan Bisnis Alam Sutera (Dok. Alam Sutera) Konsep ruang terbuka menjadi salah satu fitur yang ditawarkan RYIL. Pada tipe tertentu, pengembang menghadirkan rear garden deck, extended rear garden, central garden, hingga inner courtyard.
Selain rumah, kawasan tersebut dilengkapi fasilitas komunal yang mencakup kolam renang, sports lounge, taman bermain anak, dan lapangan padel.
Kehadiran lapangan padel menjadi bagian dari upaya pengembang mengakomodasi tren olahraga dan gaya hidup aktif sekaligus menambah pilihan aktivitas bagi penghuni.
Pengembangan RYIL juga tidak hanya mengandalkan produk hunian, tetapi memanfaatkan ekosistem kawasan Alam Sutera yang telah berkembang sebagai kawasan terpadu.
Sejumlah fasilitas komersial, pendidikan, kesehatan, dan rekreasi berada di kawasan tersebut, di antaranya AEON Store, IKEA, Jakarta Premium Outlets, Mall @ Alam Sutera, BINUS Alam Sutera, Swiss German University, Sekolah St. Laurensia, dan RS EMC Alam Sutera.
3. Konektivitas jadi bagian dari strategi kawasan
ASRI juga mengandalkan pengembangan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas Alam Sutera 2. Salah satunya melalui pengembangan flyover yang menghubungkan Alam Sutera 1 dan Alam Sutera 2.
Selain itu, rencana MRT Fase 3 Barat-Timur disebut berpotensi meningkatkan aksesibilitas kawasan dalam jangka panjang.
Dari sisi jalan tol, kawasan RYIL dapat menjangkau Gerbang Tol Pinang 2 dalam waktu sekitar 10 menit dalam kondisi lalu lintas normal. Sementara perjalanan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta disebut sekitar 20 menit.
Secara korporasi, Alam Sutera merupakan salah satu proyek utama ASRI. Perseroan juga mengembangkan sejumlah proyek lain, seperti Suvarna Sutera, Kota Ayodhya, Sawangan, serta berbagai proyek properti komersial dan perkantoran.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















