ilustrasi mudik (IDN Times/Aditya Pratama)
Selain itu, prioritas lainnya adalah fasilitas rest area yang memadai dan inklusif, seperti kapasitas area parkir, penambahan toilet container yang sebagian besar untuk kebutuhan toilet wanita, penyediaan toilet dan akses untuk disabilitas, serta ruang kesehatan dan ruang laktasi (menyusui).
ASTRA Tol Tangerang-Merak juga berkoordinasi dengan dengan pengelola layanan rest area diantaranya terkait ketersediaan bahan bakar pada SPBU, serta Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area KM 43 dan 68 arah Merak, 45 dan 68 arah Jakarta.
Selain di rest area, tambahan toilet portable juga disediakan di kanan kiri jalur KM 94 sampai menjelang gerbang Tol Merak (KM 98) untuk antisipasi antrean kendaraan menuju pelabuhan.
Dalam rangka menciptakan cerita pengalaman berkendara yang lebih baik, ASTRA Tol Tangerang-Merak juga aktif membagikan informasi terkini selama periode mudik melalui kanal komunikasi resmi, seperti media sosial, media luar ruang seperti layar digital variable message sign (VMS) di jalur utama dan akses, hingga informasi pantauan live 159 CCTV yang tersebar di sepanjang Jalan Tol Tangerang-Merak.
Informasi dapat diakses di website yang dikelola ASTRA Tol Tangerang-Merak, yaitu margamandala.co.id yang juga terhubung dengan sistem informasi Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan.
“Kami berharap pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan mudik, juga dapat persiapkan semua kebutuhan di perjalanan mulai dari kesiapan fisik, kendaraan, kecukupan uang elektronik hingga lokasi-lokasi alternatif istirahat dan kuliner. Khususnya yang akan menyeberang ke dan atau dari Sumatera, pastikan sudah memiliki tiket Ferry maksimal H-1 keberangkatan,” katanya.