Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Nasi Jagal Khas Tangerang yang Melegenda

Nasi Jagal Khas Tangerang yang Melegenda
IDN Times/Muhamad Iqbal
Intinya Sih
  • Nasi jagal berasal dari kawasan sekitar Rumah Potong Hewan di Jalan Bayur, Tangerang, awalnya dijual oleh warga Madura untuk para pekerja penjagalan dan kini jadi kuliner khas legendaris.
  • Hidangan ini bisa ditemukan di deretan warung sepanjang Jalan Bayur yang buka 24 jam, menawarkan cita rasa daging sapi empuk dengan bumbu kecap khas dan taburan bawang goreng.
  • Ada juga varian Nasi Goreng Jagal dengan bahan daging sapi serupa, disajikan bersama sambal pedas, emping, atau telur asin; harganya terjangkau mulai Rp12.000 per porsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kota Tangerang, IDN Times - Mendengar nama makanan nasi jagal ini, kesan ngeri langsung terlintas di benak. Jelas saja kalau ada kata "jagal" biasanya akan terbayang yang sadis-sadis.

Tapi berbeda dengan yang satu ini, meskipun namanya terdengar sadis ternyata nasi jagal merupakan kuliner khas yang melegenda di Kota Tangerang loh. Buat yang belum tahu nih, nasi jagal memiliki cita rasa yang sangat nikmat. 

Nasi hangat dan potongan daging dengan bumbu khasnya, kemudian ditaburi bawang goreng memang terlihat sederhana, tapi setelah dicoba dijamin bakal ketagihan.

1. Asal-usul nasi jagal

IDN Times/Muhamad Iqbal
IDN Times/Muhamad Iqbal

Asa muasal nama nasi jagal pun unik loh, yaitu karena makanan ini dijajakan di daerah sekitar Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemerintah Kota Tangerang, yang berada di Jalan Bayur Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Info yang didapat dari para penjual, awalnya nasi jagal ini dijual oleh orang Madura yang tinggal di Tangerang, dan mengolah daging sapi bagian yang empuk seperti daging kepala, gajih, ataupun jeroan yang diambil dari penjagalan, kemudian dimasak dengan bumbu kecap ala Madura untuk dijual pada para pekerja di penjagalan atau pun warga sekitar.

Dari sekadar makanan sederhana untuk para pekerja di penjagalan, makanan itu malah menjadi populer. Kepopulerannya sekarang justru melegenda, sehingga akhirnya menjadi makanan khas Tangerang yang dicari dan digemari banyak orang.

2. Nasi jagal khas Tangerang ini cuma ada di daerah Bayur

IDN Times/Muhamad Iqbal
IDN Times/Muhamad Iqbal

Nasi jagal khas Tangerang ini cuma ada di daerah Bayur. Tepatnya di Jalan Bayur, Periuk, Kota Tangerang. Jaraknya sekitar 6 kilometer dari pusat pemerintahan Kota Tangerang dan 1,5 kilometer dari Pintu Air 10 Sungai Cisadane.

Jika kamu sedang merencanakan perjalanan ke Tangerang dan ingin mencicipi nasi ini, silakan datang ke warung-warung penjual nasi jagal yang berderet di kawasan itu.

Mereka berjualan selama 24 jam alias nonstop. Tapi ingat, tetap terapkan protokol kesehatan ya karena saat ini pandemik belum berlalu.

3. Nasi Goreng Jagal juga gak kalah enak loh

IDN Times/Muhamad Iqbal
IDN Times/Muhamad Iqbal

Selain nasi jagal, ternyata ada menu olahan lain yang sama lezatnya di kios-kios nasi jagal yang berderet di sepanjang jalan daerah penjagalan tersebut, yaitu Nasi Goreng Jagal.

Sama seperti jasi jagal, nasi goreng jagal itu hanya berbeda di nasinya saja. Jadi seperti nasi goreng pada umumnya, tetapi dimasak dengan daging sapi khas nasi jagal. Rasanya sama-sama lezat.

Oh iya, biasanya nasi jagal ini juga selain dinikmati dengan sambal cabai yang pedas, bisa di tambah dengan emping dan kerupuk, atau telur asin, sehingga membuat kuliner nasi jagal ini semakin nikmat.

IDN Times/Muhamad Iqbal
IDN Times/Muhamad Iqbal
Share Article
Topics
Editorial Team
Antonius Putu Satria
Sunariyah Sunariyah
3+
Antonius Putu Satria
EditorAntonius Putu Satria

Latest Food Banten

See More