Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Nikmat Berbuka dengan Kofo-kofo Khas Nias di Hotel Bintang 5 Tangerang

Nikmat Berbuka dengan Kofo-kofo Khas Nias di Hotel Bintang 5 Tangerang
Menu makanan berbuka puasa di JHL Solitaire Gading Serpong (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya Sih
  • Hotel JHL Solitaire Gading Serpong menghadirkan menu khas delapan daerah Sumatra untuk berbuka puasa, termasuk kofo-kofo dari Nias yang dimasak langsung oleh Chef Wira Hardiansyah.

  • kofo-kofo, gulai ikan pedas khas Nias, dipilih karena melambangkan toleransi dan keberagaman masyarakat Nias yang tetap merayakan Ramadan meski mayoritas nonmuslim.

  • Paket berbuka eksklusif seharga mulai Rp525.000 ini juga menyajikan Daging Bakar Bumbu Minang, Mie Aceh, hingga hidangan Nusantara dan Arabian lengkap dengan hiburan budaya Sumatra.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tangerang, IDN Times - Bulan suci Ramadan menjadi salah satu momentum untuk berkumpul bersama keluarga, teman, maupun kolega khususnya saat berbuka puasa bersama. Namun, bagi kamu keturunan Pulau Sumatra agaknya sulit mencari lokasi yang menyediakan menu-menu khas Sumatra yang autentik.

Namun, di Mangan Allday Dining, JHL Solitaire Gading Serpong, kamu bisa mencicipi berbagai menu khas 8 Kabupaten/Kota di Pulau Sumatra yang jarang ditemui di lokasi lain, salah satunya kofo-kofo yang dimasak oleh Chef Wira Hardiansyah.

"Kofo-kofo ini makanan khas Nias, Sumatra Utara, sejenis ikan gulai yang banyak disajikan saat Ramadan," kata Chef Wira.

1. Kofo-kofo juga menggambarkan toleransi di Nias

Menu makanan berbuka puasa di JHL Solitaire Gading Serpong
Menu makanan berbuka puasa di JHL Solitaire Gading Serpong (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Chef Wira mengungkapkan, dipilihnya kofo-kofo sebagai signature lantaran masakan tersebut menggambarkan toleransi dan keberagaman di Nias. Dimana, meskipun Nias diketahui sebagai wilayah mayoritas nonmuslim, namun saat Ramadan, warga Nias tetap bersukacita merayakan dengan memasak dan menjual kofo-kofo untuk berbuka puasa.

Kofo-kofo sendiri merupakan gulai ikan pedas khas Nias yang dimasak dengan santan kental dan rempah-rempah. Hidangan ini unik karena ikannya sering ditumbuk halus (atau dibuang durinya), dicampur telur, lalu digoreng/diasap sebelum dimasak kuah. Kofo-kofo memiliki tekstur padat, rasa gurih pedas, dan merupakan kuliner tradisional populer.

"Lewat masakan ini, kami ingin membawa kekhasan Pulau Sumatra yang jarang bisa dirasakan oleh masyarakat di luar pulau," kata Chef Wira.

2. Terdapat juga daging bakar bumbu minang

Menu makanan berbuka puasa di JHL Solitaire Gading Serpong
Menu makanan berbuka puasa di JHL Solitaire Gading Serpong (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Jika kamu tak suka olahan ikan, bisa mencoba daging bakar bumbu minang yang rasanya lamak bana. Kamu bisa merasakan lembutnya daging bakar yang garing di luar tapi lembut di dalam disajikan dengan bumbu minang, mirip bumbu rendang yang gurih, namun dibuat tak begitu pedas.

Selain itu, terdapat juga mi aceh yang sudah terkenal seantero Indonesia dengan ciri khas mi yang tebal juga bumbu yang medok penuh dengan rempah.

Selain itu, untuk kamu pecinta kopi, coba rasa baru kopi khas Aceh, yakni kopi sanger yang merupakan perpaduan unik kopi hitam (biasanya saring/espresso), sedikit susu kental manis, dan gula, yang disajikan dengan teknik "tarik" hingga menghasilkan busa lembut.

3. Ada juga makanan khas Nusantara lain dan Arabian

Menu makanan berbuka puasa di JHL Solitaire Gading Serpong
Menu makanan berbuka puasa di JHL Solitaire Gading Serpong (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Jika usai mencicipi makanan khas Sumatra, tapi ingin juga mencoba makanan khas Nusantara lain dan negara lain, terdapat makanan penyetan khas Jawa Timur seperti ayam goreng, jeroan, dan sambal lamongan. Lalu, ada juga menu bebek kaleyo khas Jakarta yang sambal hijaunya mantap banget!

Untuk menu Arabian, terdapat nasi kebuli, ayam panggang khas Turki, lalu camilan-camilan manis khas jazirah Arab yang juga patut dicoba.

Untuk bisa menikmati paket berbuka eksklusif ini ditawarkan mulai dari Rp. 525.000 per orang. Para tamu akan menikmati sajian hasil kreasi tim kuliner JHL Solitaire bersama Chef Wira, yang menghadirkan interpretasi baru atas cita rasa Sumatra. Kehadiran Claudia Andhara menambahkan lapisan cerita, membawa kenangan dapur Minang, aroma rendang yang dimasak berjam-jam, dan kehangatan keluarga yang berkumpul selepas senja.

Pengalaman ini tidak berhenti di meja makan. Para tamu akan diajak merasakan denyut budaya Sumatra melalui hiburan khas yang dihadirkan sepanjang Ramadan. Musik, tarian, dan seni pertunjukan menjadi simbol bahwa ketangguhan bukan hanya bertahan, tetapi juga dirayakan.

"Harmoni Rasa Sumatra adalah undangan untuk berimajinasi. Membayangkan pasar Padang yang ramai, aroma masakan tradisional yang menggugah, dan tawa keluarga yang menyambut waktu berbuka. Ramadan kali ini bukan sekadar berbuka, melainkan perayaan akan kekuatan, warisan, dan harmoni," pungkas Desti Marlina, Marketing Communication Manager JHL Solitaire Gading Serpong.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Food Banten

See More