3 Juta Penumpang Melintas di Bandara Soetta Selama Nataru 2025

- Ada 7,8 juta pergerakan penumpang di 37 bandara di Indonesia
- Penumpang mancanegara di Bali meningkat sedangkan domestik turun
- InJourney Airports berikan aktivitas menarik selama Nataru 2025/2026
Tangerang, IDN Times - InJourney Aiports mencatat sebanyak 2,7 juta - 3 juta penumpang melintas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Jumlah tersebut diprediksi terus meningkat lantaran arus balik akan terjadi pada 4 Januari 2026.
"Ya, jadi memang ada kenaikan kurang lebih tiga sampai empat persen," kata Wakil Direktur InJourney Airports, Achmad Syahir, Kamis (1/1/2026).
1. Ada 7,8 juta pergerakan penumpang di 37 bandara di Indonesia

Syahir menambahkan jumlah pergerakan penumpang di 37 bandara di seluruh Indonesia yakni sebanyak 7,8 juta orang yang hilir mudik hingga 30 Desember 2025.
"Kami masih menunggu hingga puncak arus balik Tahun Baru yakni pada 4 Januari 2026," ungkapnya.
2. Penumpang mancanegara di Bali meningkat sedangkan domestik turun

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, Syahir menegaskan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar mengalami peningkatan untuk pergerakan penumpang mancanegara. "Bandara Bali kan kemarin sempat diinformasikan seolah-olah sepi segala macam memang untuk Bali sendiri. Kalau internasional itu malah ada kenaikan-kenaikan 1,9-2 persen," kata Syahir.
Meski begitu, ia mengakui adanya penurunan pergerakan penumpang dalam negeri atau domestik jika dengan periode sama tahun lalu. Terutama pada tanggal 15-20 Desember 2025.
"Tetapi pada hari tertentu yang menjelang-menjelang Tahun Baru justru kenaikannya cukup signifikan," jelasnya.
3. InJourney Airports berikan aktivitas menarik selama Nataru 2025/2026

Untuk memberikan pengalaman bagi penumpang, pihaknya memberikan beragam aktivitas menarik. Mulai parade Santa Clause, pemberian kado Natal bagi penumpang, dan lain sebagainya.
"Dalam konteks tourism airport, ini kan menjadi sebuah ekosistem-ekosistem untuk bagaimana mensupport terkait dengan tourism, baik itu domestik maupun internasional," pungkasnya.


















