3 Ribu Pekerja Kena PHK, Pemkab Tangerang: BLK Jadi Solusi

- 3 ribu pekerja terkena PHK dari 2 perusahaan sepatu di Kabupaten Tangerang karena pemesanan barang menurun drastis.
- Wakil Bupati Tangerang akan memperbanyak BLK sebagai solusi agar para pekerja memiliki keterampilan tambahan dan didorong untuk berwirausaha.
- Pelatihan yang diikuti oleh masyarakat juga memberikan keterampilan tambahan untuk bisa mendaftar di lowongan kerja yang lebih banyak.
Tangerang, IDN Times - Sebanyak 3 ribu pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari 2 perusahaan produsen sepatu yang berada di Kabupaten Tangerang. PHK tersebut terjadi lantaran pemesanan barang menurun drastis hingga harus dilakukan efisiensi.
Untuk kembali menyerap tenaga kerja tersebut, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurun Hikmah mengaku bakal memperbanyak balai latihan kerja (BLK) di wilayahnya sebagai salah satu solusi agar para pekerja memiliki keterampilan tambahan.
"Solusi yang kami tawarkan ini untuk usaha-usaha mandiri. Kami juga buka banyak BLK. Jadi kami menawarkan beberapa pelatihan keterampilan. Itu kan bisa jadi servis AC, bengkel, potong rambut, make-up, terus menjahit," kata Intan, Selasa (11/3/2025).
1. Para pekerja akan didorong berwirausaha

Intan menuturkan, para pekerja nantinya akan didorong untuk berwirausaha secara mandiri. Makanya, BLK yang diberikan merupakan keterampilan yang memberikan kesempatan masyarakat bisa membuka usaha mandiri.
"Kayak sekarang kan orang pada bikin kopi, menjahit aja, orang pasti butuh kok. Penjahit itu orang pasti butuh, make-up aja orang pasti butuh. Ya kan anak perpisahan, wisuda, pernikahan dan lain-lain," tuturnya.
2. Keterampilan tersebut juga bisa menambah peluang mendapatkan pekerjaan lain

Selain itu, pelatihan yang telah diikuti oleh masyarakat juga akan memberikan keterampilan tambahan untuk bisa mendaftar di lowongan kerja yang lebih banyak.
"Itu bisa dijadikan modal ke industri-industri yang bisa menampung mereka," jelasnya.
3. Dua perusahaan tersebut merupakan produsen sepatu untuk impor
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Septo Kanaldi mengatakan, kedua perusahaan di Kabupaten Tangerang yang melakukan PHK pada awal tahun 2025 itu adalah PT Adis Dimension Footwear dan PT Victory Ching Luh.
Diketahui PT Adis Dimension Footwear merupakan produsen sepatu olahraga merek ternama, Nike dan PT Victory Ching Luh merupakan produsen sepatu brand Adidas dan Reebok.
Septo mengatatakan, total ada 3.500 karyawan yang di PHK dari dua perusahaan tersebut. Dengan rincian, PT Adis Dimension Footwear sebanyak 1.500 karyawan dan PT Victory Ching Luh sebanyak 2.000 karyawan.
Septo mengungkapkan, proses PHK sebetulnya telah dilakukan kedua perusahaan itu sejak bulan November 2024 hingga Januari 2025.
"Sekarang sedang proses pembayaran hak-hak karyawannya, masih proses," katanya.



















