Cilegon, IDN Times – PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, sekitar 32 persen pemudik dari Sumatra belum kembali ke Pulau Jawa hingga menjelang akhir masa arus balik Lebaran 2026.
Pergerakan pemudik dari Sumatra menuju Pulau Jawa diprediksi mencapai puncaknya pada gelombang kedua yang berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) hingga Minggu (29/3/2026).
32 Persen Pemudik Belum Balik, Puncak Arus Diprediksi Akhir Pekan Ini

1. Aktivitas perkantoran dan sekolah dimulai awal pekan depan
Lonjakan ini seiring dengan dimulainya kembali aktivitas perkantoran dan sekolah pada Senin (30/3/2026).
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengatakan, distribusi arus balik yang merata menjadi kunci untuk menjaga kelancaran layanan penyeberangan. “Distribusi arus yang lebih merata menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran layanan,” kata Heru.
2. Baru 68 persen pemudik yang kembali ke tempat perantauan
Berdasarkan data Posko Bakauheni, jumlah kumulatif penumpang yang telah kembali ke Pulau Jawa sejak 22 hingga 27 Maret 2026 mencapai 620.094 orang atau sekitar 68 persen dari total 913.533 pemudik yang berangkat dari Jawa saat arus mudik.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang telah kembali tercatat sebanyak 157.672 unit atau sekitar 74 persen dari total 213.940 unit saat periode mudik.
"Dengan demikian, masih terdapat sekitar 32 persen pemudik yang diperkirakan akan kembali pada akhir pekan ini, yang berpotensi memicu lonjakan signifikan di lintasan penyeberangan utama," katanya.
3. Langkah disiapkan untuk antisipasi penumpukan
Mengantisipasi kondisi tersebut, ASDP telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari kesiapan armada hingga optimalisasi operasional di lapangan.
Menurut Heru, penerapan delaying system terintegrasi di sejumlah buffer zone juga dilakukan untuk mengurai antrean kendaraan, terutama saat terjadi kepadatan.
"ASDP melakukan penyesuaian pola operasi kapal sesuai dengan tingkat kepadatan, termasuk pengalihan arus kendaraan secara situasional guna menjaga kelancaran arus balik," katanya.