Ilustrasi transaksi aset kripto (IDN Times/Aditya Pratama)
Adapun aset yang hilang itu di antaranya kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, laptop/notebook, personal computer (PC), dan printer.
Dari rincian laporan, hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat aset tetap peralatan dan mesin dengan total mencapai Rp10.723.386.293,99 yang hilang di Sekretariat DPRD, Bapenda, Dinas PKP, DPMPTSP, dan Dinas Perhubungan tidak dapat ditemukan keberadaannya.
Aset tersebut terdiri dari 64 unit kendaraan senilai Rp6.906.804.230,95 dan 533 unit barang elektronik senilai Rp3.816.582.063,04.
"Sampai dengan berakhirnya pemeriksaan tanggal 30 April 2024 tidak ada informasi lebih lanjut atas aset tersebut," tulis BPK.