7 Personel TNI AL Terluka Selama Pemongkaran Pagar Laut

- 7 personel TNI AL terluka selama pembongkaran pagar laut di Kabupaten Tangerang
- Personel yang terluka segera kembali bertugas setelah menjalani perawatan intensif
- Kendala seperti cuaca buruk dan kedalaman air menyulitkan proses pembongkaran
Tangerang, IDN Times - Sedikitnya 7 personel TNI Angkatan Laut terluka selama 11 hari proses pembongkaran pagar laut di wilayah perairan Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Potensi Maritim Kepala Staf Angkatan Laut, Mayjen TNI (Mar) Hermanto, di Posal Tanjung Pasir.
"Sebanyak 3 terkena (sengatan) ikan pari, 2 terkena pancing kakinya, 2 tangannya tersayat bilah bambu. Saat ini 2 personel masih dirawat karena ikan pari dan 1 terkena pancing hari ini akan dioperasi di rumah sakit," kata Hermanto di Posal Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/2/2025).
1. Personel yang terluka segera kembali bertugas

Hermanto mengungkapkan, personel TNI AL yang terluka tersebut segera kembali bertugas. Pasalnya, mereka telah menjalani perawatan intensif semenjak pertama kali terkena insiden tersebut.
"Insiden kecil itu biasa, setiap hari kami bertugas selalu ada insiden, besok personel tersebut sepertinya sudah bisa kembali bertugas," ungkapnya.
2. Beberapa kendala juga dihadapi selama pembongkaran pagar laut

Hermanto menuturkan, selain cuaca buruk beberapa kendala juga sempat dihadapi oleh personel selama pembongkaran pagar laur. Misalnya, beberapa wilayah seperti Desa Kohod memiliki kedalaman air hanya 1 meter sehingga kapal penarik banyak yang kandas.
"Lalu juga ada pagar sangat rapat di Karang Serang dan bambu tertancap sangat dalam dan ukuran bambu besar, lalu di Karangasem banyak bagan apung sehingga menghalangi manuver. Bagan dimiliki nelayan akan banyak rusak jika dipaksakan sehingga kami berhati-hati," jelasnya.
3. Pagar laut sepanjang 30,16 km pagar laut berhasil dibongkar

Diberitakan sebelumnya, pembongkaran pagar laut di kawasan perairan Kabupaten Tangerang resmi selesai pada Kamis (14/2/2025). Meski sempat terkendala cuaca buruk di sekitar lokasi, pagar laut akhirnya terbongkar keseluruhan, yakni 30,16 kilometer (km).
"Ditargetkan awalnya 10 hari kerja, hari ini hanya lebih 1 hari, menjadi 11 hari kerja dipastikan seluruh pagar laut terbongkar hari ini," kata Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Brigjen TNI (Mar), Hermanto di Posal Tanjung Pasir.
Hermanto mengungkapkan, pembongkaran sempat terkendala cuaca buruk sehingga harus ditunda beberapa hari. Namun, ketika cuaca kembali cerah, pembongkaran juga kembali dilanjutkan.
"Tiap hari kami membongkar 2-5 km, semua tergantung kondisi dan kendala yang kami hadapi di lapangan setiap hari berbeda, dengan kondisi struktur tanah dan laut memiliki karakteristik sendiri sehingga hasilnya tidak sama," jelasnya.


















