Rapid test massal di lingkungan tempat tinggal pasien positif corona. Dok. IDN Times
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putera mengatakan, penutupan tersebut dilakukan untuk sterilisasi kantor dinas selama masa inkubasi dan mengantisipasi penyebaran virus yang berasal dari negeri tirai bambu. Seluruh pegawai bekerja di rumah dan pelayanan ditutup.
Pegawai Dinas Perpustakaan yang terpapar karena tertular dari suaminya yang bekerja di Dinas Sosial. Sementara pegawai DP3AKB tertular dari pasien lain.
"Karena ada salah satu pegawainya yang terkonfirmasi COVID-19 sehingga untuk dinas soasial, DP3AKB dan perpustakaan dilakukan sterilisasi jadi ditutup selama 14 hari," kata Aziz saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2020).