Benyamin Tak Larang Urbanisasi ke Tangsel di Arus Balik Lebaran, Tapi..

- Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie tidak melarang urbanisasi pascalebaran 2026, namun menegaskan pendatang wajib tertib administrasi dan melapor ke RT/RW setempat.
- Benyamin meminta pendatang memiliki keterampilan agar tidak menjadi beban bagi keluarga maupun pemerintah daerah, sekaligus bisa berkontribusi pada perekonomian kota.
- Kepadatan penduduk Tangsel mencapai sekitar 1,47 juta jiwa dengan dominasi usia produktif 72,20 persen, sehingga diharapkan arus balik tetap tertib dan bermanfaat bagi pembangunan.
Tangerang Selatan, IDN Times — Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie tidak melarang masyarakat melakukan urbanisasi ke wilayahnya saat arus balik lebaran 2026, tapi ia mengingatkan agar pendatang tetap tertib administrasi dan memiliki kesiapan.
“Ya kalau pulang kampungnya berempat ya baliknya lagi berempat. Jangan berenam,” kata Benyamin, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, potensi urbanisasi ke Tangsel pascalebaran memang selalu ada. Meski tidak bisa dicegah, ia meminta pendatang baru untuk melapor kepada RT/RW setempat. “Kalaupun ada masyarakat yang urbanisasi ke Tangsel, mereka harus melaporkan diri ke RT/RW. Identitas kependudukan penting untuk pendataan,” ujarnya.
1. Pendatang diminta punya keahlian

Benyamin menegaskan, pemerintah daerah tetap menghargai hak setiap warga negara untuk mengadu nasib di kota besar. Namun, ia mengingatkan agar para pendatang memiliki keterampilan. “Tidak bisa dilarang. Tapi juga saya berharap perekonomian di daerah-daerah itu sangat baik,” ucapnya.
Ia menilai, keahlian penting agar pendatang tidak menjadi beban bagi keluarga maupun pemerintah daerah.
2. Kepadatan penduduk sudah tinggi

Benyamin juga mengungkapkan jumlah penduduk Kota Tangerang Selatan pada 2025 telah mencapai sekitar 1,47 juta jiwa dengan tingkat kepadatan 8.943 jiwa per kilometer persegi. Meski demikian, struktur demografi kota ini didominasi usia produktif.
“Struktur demografi kota kita didominasi oleh penduduk usia produktif sebesar 72,20 persen, dengan rasio ketergantungan sekitar 38,51 persen,” ujarnya.
Ia berharap arus balik lebaran dapat berlangsung lancar dan masyarakat yang datang ke Tangsel dapat berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.


















