Lebaran, Pengguna Commuter Line di Rangkasbitung dan Basoetta Melonjak

- KAI Commuter mencatat lonjakan signifikan pengguna selama Angkutan Lebaran 2026, terutama di stasiun terintegrasi seperti Rangkasbitung, Tangerang, dan layanan Basoetta menuju Bandara Soekarno-Hatta.
- Commuter Line Merak melayani 179.376 pengguna dalam periode 11–22 Maret 2026, menunjukkan tingginya minat masyarakat dari arah barat yang memanfaatkan jalur menuju Rangkasbitung.
- Secara total, KAI Commuter mengangkut lebih dari 11,5 juta penumpang selama masa mudik Lebaran dan menegaskan komitmen menghadirkan transportasi publik yang andal serta berkelanjutan.
Tangerang, IDN Times – Konektivitas antarmoda yang semakin matang menjadikan Commuter Line sebagai tulang punggung transportasi publik di kawasan Jabodetabek dan sekitarnya. KAI Commuter mencatat lonjakan signifikan jumlah pengguna yang memanfaatkan stasiun-stasiun terintegrasi, termasuk di wilayah Rangkasbitung, Tangerang, serta layanan Basoetta menuju Bandara Soekarno-Hatta, selama masa Angkutan Lebaran 2026.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan, kehadiran stasiun yang terhubung langsung dengan berbagai moda transportasi dan pusat aktivitas masyarakat menjadi faktor utama tingginya minat publik. Stasiun Manggarai misalnya, menjadi simpul vital dengan mencatat rekor volume pengguna transit mencapai 201.617 orang pada 22 Maret 2026 selama periode Angkutan Lebaran.
Bagi masyarakat di wilayah barat Jawa, Commuter Line Merak yang melayani rute Merak menuju Rangkasbitung mencatatkan jumlah pengguna signifikan. Selama periode 11-22 Maret 2026, total pengguna Commuter Line Merak mencapai 179.376 orang, dengan volume harian pada 23 Maret hingga pukul 13.00 WIB tercatat 8.736 pengguna.
"Angka ini menunjukkan bahwa jalur yang menghubungkan kawasan Pelabuhan Merak hingga Rangkasbitung menjadi pilihan utama masyarakat yang melakukan perjalanan dari arah barat," kata Karina, Selasa (24/3/2026).
1. KA Bassoeta alami peningkatan jumlah penumpang

Sementara itu, di wilayah Tangerang dan sekitarnya, konektivitas yang makin terintegrasi turut mendongkrak jumlah pengguna. Stasiun Tanahabang yang menjadi akses menuju kawasan pusat perbelanjaan mencatat 8.129 pengguna, Stasiun Cikarang yang terintegrasi dengan KA Lokal mencatat 12.518 pengguna, serta Stasiun Cawang dengan 6.483 pengguna. Keberadaan Stasiun Sudirman yang terhubung langsung dengan MRT dan LRT juga menjadi favorit dengan 11.056 pengguna.
Layanan Commuter Line Basoetta yang menghubungkan pusat kota dengan Bandara Soekarno-Hatta juga menunjukkan peningkatan. Selama periode Angkutan Lebaran 11-22 Maret, total pengguna Basoetta mencapai 103.246 orang, dengan volume harian pada 23 Maret hingga pukul 13.00 WIB sebanyak 2.737 pengguna.
“Dari stasiun-stasiun tersebut, seperti Stasiun Manggarai pengguna dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan KA Basoetta. Integrasi ini mendukung perjalanan lanjutan menuju tempat wisata, pusat kuliner, hingga pusat ekonomi tanpa perlu menggunakan kendaraan pribadi,” jelas Karina.
2. Belasan juta penumpang diangkut KAI Commuter di masa mudik

Secara kumulatif, total volume pengguna KAI Commuter selama masa Angkutan Lebaran 11-22 Maret 2026 mencapai 11.589.375 orang untuk Commuter Line Jabodetabek, ditambah 103.246 orang untuk Basoetta, dan 179.376 orang untuk Commuter Line Merak.
KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan transportasi publik yang terintegrasi ini dengan mengatur waktu perjalanan, mengikuti arahan petugas di stasiun, serta menjaga keselamatan pribadi dan barang bawaan. Dengan semakin baiknya konektivitas antarmoda, KAI Commuter berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

















