Pemkab Lebak Kebut Pematangan Lahan Huntap Korban Banjir Lebakgedong

- Pemkab Lebak mempercepat pematangan lahan seluas 5,4 hektare untuk pembangunan hunian tetap bagi 221 KK korban banjir Lebakgedong, dengan progres kesiapan mencapai sekitar 70 persen.
- Pemerintah menambah anggaran di luar Rp2 miliar awal guna membangun infrastruktur penting seperti tembok penahan tanah agar lahan benar-benar siap digunakan untuk proyek huntap.
- Sarana listrik dan air bersih dinyatakan siap, sementara pembangunan akses jalan menuju lokasi huntap ditargetkan mulai Juni 2026 setelah pemenang pelaksana ditetapkan oleh Pemprov Banten.
Lebak, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melakukan pematangan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang di Kecamatan Lebakgedong. Proyek tersebut disiapkan untuk 221 kepala keluarga (KK) yang saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Lebak, Iwan Sutikno mengatakan, lahan seluas 5,4 hektare yang digunakan kini masih dalam tahap penyempurnaan.
“Dari sekian Readiness Criteria (RC), tinggal beberapa saja yang masih harus dipenuhi, salah satunya kesiapan lahan yang progresnya sudah mencapai 70 persen,” kata Iwan, Jumat (8/5/2026).
1. Pemkab tambah anggaran untuk TPT

Iwan menjelaskan, Pemkab Lebak sebelumnya menggelontorkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pematangan lahan. Anggaran tersebut ditambah karena masih ada kebutuhan pembangunan infrastruktur pendukung yang dinilai krusial.
Menurutnya, salah satu pekerjaan tambahan yang harus dilakukan yakni pembangunan tembok penahan tanah (TPT) agar lahan siap digunakan untuk pembangunan huntap.
“Jadi ada beberapa hal yang krusial juga harus dibangun untuk memastikan lahan benar-benar siap pakai, salah satunya TPT. Ini enggak masuk ke Rp2 miliar tersebut, makanya dilakukan penambahan anggaran,” ujarnya.
2. Infrastruktur listrik dan air diklaim siap

Selain kesiapan lahan, pemerintah daerah juga memastikan sarana dan prasarana penunjang permukiman mulai dipersiapkan. Iwan menyebut, kebutuhan jaringan listrik dan penyediaan air bersih di lokasi huntap dipastikan tidak mengalami kendala.
Pemkab Lebak, kata dia, telah berkoordinasi dengan PLN terkait penataan jaringan listrik di kawasan tersebut. “Sudah selesai, kami gandeng PLN dan mereka sudah ada kesanggupan untuk penataan jaringan listrik. Begitu juga terkait kesiapan sarana penyediaan air bersih,” ucapnya.
3. Akses jalan ditarget mulai dibangun Juni 2026

Sementara untuk pembangunan akses jalan menuju lokasi huntap, Pemkab Lebak masih menunggu proses pelaksanaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Iwan mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Perkim Banten terkait progres pembangunan jalan tersebut. “Kemarin kami berkomunikasi dengan Dinas Perkim Banten, sepertinya akhir bulan Mei sudah ada pemenang pelaksananya, jadi sepertinya bulan Juni mulai action,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh tahapan dan persyaratan pembangunan huntap dapat berjalan lancar sehingga proyek dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bisa segera dimulai.
“Insyaallah tinggal menunggu waktu saja, kita doakan semuanya lancar agar bulan Juli tahun ini huntap bisa mulai dibangun,” katanya.

















