Jalan Amblas di Cinangka, Polisi Tutup Jalur Palka Menuju Pantai Anyer

- Jalan Raya Palima–Cinangka ditutup sementara akibat longsor di wilayah Kubang Baros, Cinangka, yang menyebabkan sebagian badan jalan amblas dan membahayakan pengguna.
- Polisi mengimbau masyarakat serta wisatawan menuju Anyer untuk menghindari jalur Palka dan memilih rute alternatif demi keselamatan serta kelancaran perjalanan.
- Petugas gabungan menerapkan sistem buka-tutup arus di titik padat seperti Simpang Teneng dan Karang Bolong guna mengurai kemacetan selama lonjakan wisatawan libur lebaran.
Serang, IDN Times - Akses lalu lintas dari Simpang Palima menuju arah Ciomas hingga Anyer masih ditutup sementara akibat longsor yang terjadi di Jalan Raya Palima–Cinangka (Palka), Rabu (25/3/2026). Kasatlantas Polres Serang, Kompol Tiwi Afrina, mengatakan penutupan dilakukan karena kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut masih padat, ditambah adanya titik jalan longsor yang membahayakan pengguna jalan.
“Masih (ditutup) karena masih padat di jalur Palka, ditambah adanya jalan longsor,” kata Tiwi saat dikonfirmasi.
1. Jalan amblas membuat jalur tak bisa dilalui secara normal

Ia menjelaskan, titik longsor berada di wilayah Kubang Baros, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Akibat kejadian tersebut, sebagian badan jalan mengalami amblas sehingga tidak bisa dilalui kendaraan secara normal.
"Penutupan ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan serta untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah," katanya.
2. Masyarakat dihimbau hindari jalur Palka

Sehubungan dengan kondisi itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang hendak menuju kawasan Anyer dan sekitarnya, untuk tidak melintasi jalur Palka.
“Untuk yang ingin ke Anyer silakan memilih jalur alternatif yang aman, hindari jalur Palka karena di jalur tersebut ada jalan yang longsor atau amblas,” ujarnya.
3. Polisi terapkan sistem buka tutup menuju pantai Anyer

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
Untuk diketahui, lonjakan wisatawan selama libur panjang lebaran membuat arus lalu lintas di jalur wisata Anyer–Cinangka tersendat. Kepadatan terpantau di Simpang Teneng, Pasar Anyer, hingga kawasan Karang Bolong. Untuk mengurai kemacetan, petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan TNI menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas, terutama saat jam sibuk.
Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwisatya, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan terjadi secara signifikan selama libur lebaran. “Arus meningkat signifikan. Kami atur lalu lintas agar tetap aman dan lancar,” katanya.

















