Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Asosiasi Ojol Nusantara Bantah Gebyar Safety Riding Untuk Pecah Massa
6 ribu pengemudi ojol hadir di Gebyar Safety Riding di Pusdik Lantas Serpong (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Pusdik Lantas Polri menggelar Safety Riding dan PPDG di Serpong pada 27 Agustus 2026, di tengah isu acara itu bertujuan memecah massa ojol yang akan beraksi di DPR.
  • Ketua Asosiasi Ojol Nusantara, Dianton, membantah isu tersebut dan menyatakan kegiatan telah disusun lebih dari dua bulan, semula dijadwalkan pada 1 Juli namun ditunda.
  • Gebyar ini menjadi rangkaian menuju HUT Hari Keselamatan Berlalu Lintas pada 22 September 2026, dengan tujuan menekan fatalitas kecelakaan serta rencana mengundang 20-30 ribu pengemudi ojol.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang Selatan, IDN Times - Pusat Pendidikan Lalu Lintas (Pusdik Lantas) Polri menggelar acara Safety Riding dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPDG) di Pusdik Lantas Polri Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (27/8/2026). Sempat beredar isu bahwa gelaran tersebut merupakan salah satu cara untuk memecah massa ojol yang akan melakukan aksi di gedung DPR RI lantaran diumumkan secara mendadak.

Namun, Ketua Asosiasi Ojol Nusantara, Dianton, membantah hal tersebut. Saat ditemui di Pusdik Lantas Polri, Dianton menyebut kegiatan tersebut telah direncanakan sejak jauh hari.

"Enggak, (direncanakan) udah lama ya. Pada dasarnya kami acara ini udah tersusun lama, ya 2 bulan yang lalu, malah lebih itu, lebih dari 2 bulan yang lalu," kata Dianton.

1. Kegiatan tersebut awalnya direncanakan 1 Juli 2026, namun tertunda

Ketua Asosiasi Ojol Nusantara, Dianton dan Ketua DPW Asosiasi Ojol Nusantara Jabodetabek, Erna saat acara Gebyar Safety Riding di Pusdik Lantas Serpong (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Dianton menuturkan, kegiatan Gebyar Safety Riding tersebut merupakan rangkaian dari Hari Ulang Tahun (HUT) Korlantas Polri, di mana rentetan rangkaiannya sudah dilakukan sebelumnya. Sehingga, kegiatan ini bukanlah kegiatan mendadak yang diadakan khusus untuk memecah massa aksi di Jakarta.

"itu kami rencanakan itu seharusnya di tanggal 1 Juli ya kan untuk deklarasi. Dikarenakan situasinya belum kondusif pada saat itu kami pending," ungkapnya.

2. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara, bukan giat dadakan

6 ribu pengemudi ojol hadir di Gebyar Safety Riding di Pusdik Lantas Serpong (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Selain itu, kegiatan gebyar ini juga merupakan acara pengantar menuju puncak HUT pada 22 September 2026 yang juga direncanakan digelar di Pusdik Lantas Polri Serpong. Dianton menegaskan, nantinya HUT tersebut pun akan mengundang sebanyak 20-30 ribu pengemudi ojol.

"Kalau hari ini, kegiatan ini sudah kita persiapkan jauh-jauh hari untuk menuju nanti di HUT Hari Keselamatan Berlalu Lintas," ungkapnya.

Senada, Ketua DPW Asosiasi Ojol Nusantara Jabodetabek, Erna mengungkapkan, dirinya secara langsung merencanakan adanya kegiatan tersebut yang memang telah dijadwalkan sejak 2 bulan lalu.

"Malah tadinya acara mau 3 hari, tapi akhirnya saya minta 1 hari saja," kata Erna.

3. Kakorlantas sebut kegiatan tersebut untuk kurangi angka kecelakaan lalu lintas

Ribuan pengemudi ojol hadir di Gebyar Safety Riding di Pusdik Lantas Serpong (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Sementara itu, Kepala Korlantas Polri, Irjen Wibowo mengungkapkan, kegiatan Gebyar Safety Riding yang mengundang ribuan pengemudi ojol tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

"Korlantas Polri bersama dengan stakeholder terkait, khususnya kawan-kawan ojol (ojek online) seluruhnya melaksanakan kegiatan Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas yang hari ini kita laksanakan," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article