Banjir di Kabupaten Tangerang Dipicu Juga Drainase Buruk

- Ratusan keluarga terdampak banjir di Kabupaten Tangerang akibat curah hujan yang lama dan buruknya saluran drainase.
- Lima wilayah kecamatan, termasuk Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan, Teluknaga, dan Kosambi terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30 cm hingga 1 meter.
- Hujan deras sejak Selasa siang merendam ratusan rumah warga, mempengaruhi sekitar 680 kepala keluarga. Data masih belum lengkap dan BPBD menyiapkan perahu karet untuk evakuasi.
Tangerang, IDN Times - Ratusan keluarga terdampak banjir di Kabupaten Tangerang. Ketinggian genangan banjir yang bervariasi dipicu intensitas curah hujan yang lama. Selain itu, buruknya saluran drainase juga menjadi faktor lain penyebab banjir.
Untuk diketahui, wilayah Kabupaten Tangerang diguyur hujan deras dari siang hingga malam hari pada Selasa (28/1/2025).
1. Kedalaman banjir ada yang mencapai 1 meter

Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melaporkan, bahwa sebanyak lima wilayah kecamatan terendam banjir.
Kawasan permukiman warga dan ruas jalan pada lima kecamatan seperti Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan, Teluknaga dan Kosambi.
"Dengan rata-rata ketinggian air mencapai 30 sentimeter hingga satu meter," kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara, Rabu (29/1/2025).
2. BPBD: sementara sudah ada 680 KK terdampak banjir

Guntara mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang sejak Selasa siang telah mengakibatkan banjir dengan merendam ratusan rumah warga. Berdasar data, warga yang terdampak sekitar 680 kepala keluarga (KK).
Guntara mengakui, data belum mencakup semua warga terdampak banjir. BPBD Kabupaten Tangerang masih menunggu informasi dari seluruh wilayah.
"Perahu karet untuk evakuasi warga disiapkan bila dibutuhkan," ujarnya.



















