Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dear Warga Tangerang, Jangan Ragu untuk Skrining TBC ke Faskes

Dear Warga Tangerang, Jangan Ragu untuk Skrining TBC ke Faskes
ilustrasi rontgen dada pasien TBC (freepik.com/freepik)
Share Article

Kota Tangerang, IDN Times - Penyakit Tuberkulosis (TBC) kerap dianggap momok bahkan aib bagi masyarakat. Saking menganggapnya sebagai aib, banyak yang tidak berani untuk memeriksakan diri jika gejalanya sudah mulai terlihat.

Padahal TBC dapat disembuhkan bila cepat ditangani oleh dokter dan tak akan menyebar ke keluarga lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Dini Anggraeni mengatakan, TBC dapat disembuhkan apabila masyarakat sadar dan mau skrining secara mandiri atau bisa datang ke puskesmas dan rumah sakit. Pengobatan penyakit ini bisa cepat tertangani dan penyebaran TBC pun tidak semakin meluas.

“Apabila masyarakat mulai merasakan gejala-gejala seperti batuk berdahak selama 2-3 minggu, disertai batuk berdarah. Lalu terasa nyeri di bagian dada ketika batuk, hingga sesak napas. Segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” kata Dini, Jumat (26/7/2024).

1. Jika suspek TBC, tenaga medis di faskes di Kota Tangerang akan menindaklanjuti

Ilustrasi mobil ambulans. (IDN Times/Gregorius Aryodamar)
Ilustrasi mobil ambulans. (IDN Times/Gregorius Aryodamar)

Dini mengatakan, jika hasil skrining kesehatan mandiri dinyatakan suspek atau terduga TBC, maka fasilitas kesehatan (faskes) terkonfirmasi akan melakukan tindak lanjut. Pasien yang bersangkutan akan menjalani pemeriksaan lanjutan, seperti pemeriksaan sputum pasien atau pemeriksaan tuberculin skin test (mantoux).

“Jika dinyatakan positif, puskesmas akan melakukan pendampingan serius selama masa pengobatan, dari tahap awal hingga akhir dinyatakan bersih atau sembuh dari TBC. Semua prosesnya dipastikan gratis, sehingga tak perlu takut,” kata Dini.

2. Skrining TBC bisa melalui ini

Selain itu, lanjut Dini, warga diminta menyayangi keluarga dengan tidak menyebarkan penyakit TBC lewat droplet dari batuk, bersin, berbicara maupun bernyanyi.

"Maka gunakanlah masker agar tidak menularkan kepada orang lain. TBC tidak menular melalui alat makan atau minum," kata dia.

Selain itu, semua warga diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat, melakukan olahraga ringan secara rutin, mengonsumsi makanan seimbang yang mengandung semua nutrisi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.

"Hindari alkohol, soda, teh dan kopi yang berlebihan, rokok, garam dan bumbu yang berlebihan,” kata Dini.

Masyarakat Kota Tangerang dari anak-anak, dewasa, orang tua hingga lansia untuk dapat melakukan skrining TBC secara mandiri melalui laman ranseltbc.tangerangkota.go.id.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Iqbal
Ita Lismawati F Malau
Muhammad Iqbal
EditorMuhammad Iqbal

Latest News Banten

See More

Kejari Lebak Banding Putusan Kasus Korupsi PDAM Tirta Multatuli

12 Jun 2026, 18:19 WIBNews