Diduga Mabuk, Pemuda di Gading Serpong Tenggelam di Saluran Air

- Seorang pemuda berinisial AP (23) ditemukan tewas tenggelam di saluran air kawasan Arcadia Gading Serpong setelah diduga terjatuh usai mengonsumsi minuman keras bersama rekannya.
- Tim SAR gabungan membagi operasi menjadi dua unit, melakukan penyelaman dan penyisiran aliran air hingga radius 500 meter dengan bantuan alat pendeteksi bawah air.
- Setelah ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB, jasad korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.
Tangerang, IDN Times – Seorang pemuda berinisial AP (23) ditemukan tewas setelah tenggelam di saluran pembuangan air di kawasan Perumahan Arcadia Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (5/5/2026). Korban dilaporkan tenggelam sekitar pukul 03.30 WIB.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, AP diduga terjatuh ke saluran air usai mengonsumsi minuman keras bersama rekannya. Proses pencarian dilakukan oleh tim dari Basarnas bersama unsur SAR gabungan. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian. “Korban ditemukan pada radius kurang lebih 1 meter dari titik awal dengan kedalaman sekitar 2 meter,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
1. Pencarian korban melibatkan dua Tim SAR

Dalam proses pencarian, tim SAR membagi operasi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama menyelam di sekitar lokasi kejadian, sementara tim kedua menyisir aliran air menggunakan perahu hingga radius sekitar 500 meter. Petugas juga menggunakan alat pendeteksi bawah air untuk membantu menemukan korban.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Jakarta, kepolisian, BPBD Kabupaten Tangerang, aparat setempat, hingga relawan.
2. Jasad korban sudah diserahkan kepada keluarga

Saksi di lokasi sempat berupaya menolong korban saat terjatuh. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena keterbatasan kemampuan berenang. Korban sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan oleh tim SAR.
Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk penanganan lebih lanjut dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.


















