Website DPRD Lebak Diretas, Minta Prabowo Hentikan Program MBG

- Website resmi DPRD Lebak diretas dan menampilkan pesan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Peretas mengkritik program MBG karena dinilai membebani APBN, berpotensi memicu inflasi, serta rawan salah sasaran dalam distribusi bantuan.
- Dalam pesannya, peretas mendesak penghentian program MBG demi menjaga stabilitas ekonomi rakyat, sementara pihak DPRD Lebak belum memberi keterangan resmi.
Lebak, IDN Times – Website resmi DPRD Kabupaten Lebak, Banten, diretas oleh pihak tak dikenal. Saat diakses, laman tersebut menampilkan pesan yang ditujukan kepada Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pantauan IDN Times pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 06.10 WIB, halaman utama situs dprd-lebak.go.id berisi tulisan bernada kritik terhadap kebijakan pemerintah tersebut.
Dalam pesan yang muncul, peretas mengaku sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap masa depan bangsa. Ia meminta Presiden untuk mempertimbangkan kembali program MBG.
“Kepada yang terhormat, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Saya memohon agar mempertimbangkan kembali dan menghentikan program Makan Bergizi Gratis,” tulis pesan tersebut.
Pada bagian berikutnya, peretas menguraikan sejumlah kekhawatiran, mulai dari beban fiskal negara, potensi inflasi, hingga dugaan ketidaktepatan sasaran program.
1. Peretas menyoroti dampak ekonomi

Peretas menilai anggaran besar yang dialokasikan untuk program tersebut berisiko membebani APBN dan meningkatkan utang negara. Selain itu, disebutkan pula potensi kenaikan harga kebutuhan pokok akibat dampak kebijakan tersebut.
Tak hanya itu, peretas juga menyinggung persoalan distribusi di lapangan yang dinilai rawan tidak tepat sasaran.“Kami membutuhkan kebijakan yang lebih berkelanjutan, penguatan lapangan kerja, dan stabilitas harga pangan,” tulisnya.
2. Desak program dihentikan

Di akhir pesannya, peretas kembali mendesak agar program MBG dihentikan demi menjaga kondisi ekonomi masyarakat.
“Hentikan program MBG demi masa depan ekonomi rakyat,” demikian bunyi penutup pesan tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Lebak maupun instansi terkait mengenai insiden peretasan tersebut.
















