- Jalur Domisili Lingkungan Sekolah: 10–11 Juni 2026
- Jalur Domisili Wilayah: 17–18 Juni 2026
- Jalur Afirmasi: 22–23 Juni 2026
- Jalur Prestasi Akademik: 27–29 Juni 2026
- Jalur Prestasi Non-Akademik: 2–3 Juli 2026
- Jalur Mutasi: 7–8 Juli 2026.
Dindik Banten Akui Masih Ada Titip Siswa di SPMB 2026

- Dindikbud Banten mengakui masih ada permintaan titip siswa pada SPMB 2026, namun seluruhnya ditolak demi menjaga integritas proses penerimaan.
- Pemerintah Provinsi Banten melarang penambahan rombongan belajar, membatasi maksimal 36 siswa per kelas, dan menegaskan tidak ada perlakuan khusus bagi siapa pun.
- SPMB SMA Negeri sederajat 2026 dibuka melalui enam jalur pendaftaran dengan jadwal berbeda mulai 10 Juni hingga 8 Juli 2026.
Serang, IDN Times – Praktik titip-menitip calon peserta didik pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Sederajat 2026 masih ditemukan. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Rachmat Tamam, mengaku masih menerima pesan dari sejumlah pihak yang meminta bantuan agar siswa dapat diterima di sekolah tujuan.
Meski demikian, Tamam menegaskan seluruh permintaan tersebut ditolak. Menurutnya, kebijakan Pemerintah Provinsi Banten yang melarang penambahan rombongan belajar (rombel) membuat tidak ada ruang untuk melakukan intervensi terhadap hasil seleksi.
“Pengalaman saya dua tahun ini alhamdulillah sudah tidak ada titip menitip. Ada banyak yang WhatsApp saya, ada. Cuma saya jawabnya paling begini,” kata Tamam sambil memperagakan gestur meminta maaf, Kamis (11/6/2026).
1. Tidak boleh ada penambahan kuota per rombel

Ia menjelaskan, bahkan pegawai Dindikbud yang memiliki kerabat mengikuti SPMB tidak dapat meminta perlakuan khusus. Seluruh proses penerimaan siswa baru harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurut Tamam, kondisi saat ini berbeda dibanding beberapa tahun lalu ketika masih terdapat ruang penambahan kuota melalui rombel tambahan. Kini, seluruh sekolah wajib mematuhi batas maksimal 36 siswa per kelas sebagaimana arahan Gubernur Banten.
“Jangan kan begitu, saudara, staf di Dindik juga cemberut ke saya. Ya bagaimana, kita gak bisa ngapa-ngapain. Kalau tiga empat tahun lalu masih bisa karena kuotanya masih ada tambahan. Sekarang gak boleh ada rombel tambahan,” ujarnya.
2. Tamam bakal sanksi tegas pegawai Dindik maupun sekolah yang nakal

Tamam memastikan proses SPMB 2026 dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi. Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila menemukan dugaan praktik titip-menitip atau intervensi dalam proses penerimaan siswa baru.
"Jika terbukti, kasus tersebut akan diteruskan ke BKD dan Inspektorat untuk ditindaklanjuti," katanya.
3. Jadwal pendaftaran enam jalur SPMB SMAN sederajat

Untuk diketahui, proses pendaftaran SPMB 2026 sudah dimulai, sejak Rabu (10/6/2026). Dibagi enam jalur dengan waktu pendaftaran dan kuota yang berbeda-beda. Berikut adalah rangkaian jadwal pendaftaran SMA:


















