Disdikbud Kota Serang Klaim Tidak Ada Klaster COVID-19 di Sekolah

Serang, IDN Times - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Serang mengklaim hingga saat ini belum ditemukan klaster penyebaran COVID-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
"Sampai saat ini belum ada dan mudahan ke depannya tidak ada," kata Kadisdikbud Kota Serang Alpedi saat dikonfirmasi, Minggu (3/10/2021).
1. Klaim tidak perlu screening COVID-19 karena sudah divaksin

Belum ditemukannya kasus penyebaran COVID-19 tersebut, Alpedi mengatakan, pihaknya tidak mesti melakukan screening COVID-19 terhadap siswa yang tengah menggelar PTM karena telah disuntik vaksin dan diklaim sudah aman.
"(Apakah akan ada screening terhadap siswa?) Sudah divaksin," kata Alpedi.
2. Sebanyak 27 warga sekolah di Tangerang positif COVID-19

Diketahui, sebanyak 27 murid dan guru di Kota Tangerang ditemukan terpapar COVID-19 setelah dinas kesehatan menggelar tes usap secara acak terhadap sebanyak 873 siswa dan guru dari 18 SMP. Dari 27 yang positif tersebut di antaranya 25 orang siswa, satu guru dan satu petugas tata usaha.
Kemudian Pemerintah Kota Tangerang menutup sementara 15 sekolah ditemukan kasus COVID-19.
3. Temuan kasus di Tangerang bukan tanggungjawab Pemprov

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Disdikbud Provinsi Banten Tabrani mengatakan, karena temuan berada di tingkatan sekolah SMP, hal tersebut menjadi kewenangan bupati atau wali kota untuk melakukan evaluasi PTM terbatas dan bukan tanggungjawab pemerintah provinsi.
"Untuk SMA yang jadi kewenangan Pemprov sampai minggu ke 3 tidak ada laporan siswa terpapar covid krn PTM," katanya.



















