Kawasan Baduy ditutup (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Sementara itu, Tim Koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak Rian kembali menegaskan pentingnya masyarakat Lebak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Dengan protokol kesehatan itu semua masyarakat diwajibkan menggunakan masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun. Selain itu juga masyarakat dapat menghindari tempat-tempat keramaian dan tidak berkerumun untuk memutus mata rantai pandemi virus corona.
Pemerintah daerah, imbuhnya, terus berupaya memutus mata rantai pandemi COVID-19 dengan menjalankan protokol kesehatan juga mengoptimalkan 10 posko di perbatasan.
Masyarakat dari luar daerah yang hendak masuk ke wilayah Kabupaten Lebak mereka akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan hingga pendataan rekam jejak penyakit yang diderita.
Namun, jika mereka warga dari luar daerah tidak dilengkapi surat keterangan kesehatan dari daerah bersangkutan maka petugas akan memutar balk kendaraannya.
"Kami minta warga dapat menjalankan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan COVID-19," kata Rian, seperti dikutip dari Antara, Kamis (4/6).
Untuk pencegahan penyebaran COVID-19, Pemkab Lebak juga memutuskan untuk menutup sejumlah tempat tujuan wisata, salah satunya pemukiman Suku Baduy.