Pandeglang, IDN Times - Senin (7/9/2026) sore seharusnya menjadi waktu kepulangan Heriyanto, pemandu wisata yang ikut dalam perjalanan lima jurnalis menuju Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Namun, hingga malam hari, Heriyanto tak kunjung kembali. Kecemasan pun mulai dirasakan sang istri, Epi.
Epi terus mencari kabar suaminya sejak speedboat yang membawa lima jurnalis dan tiga kru hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau.
Epi mengatakan, suaminya bersama rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, sekitar pukul 14.00 WIB. Biasanya, perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau untuk keperluan peliputan hanya berlangsung beberapa jam.
"Paling jam 17.00-18.00 di hari itu juga jurnalisnya pulang. Bisa-bisa kata orang perahunya," kata Epi saat ditemui di Posko SAR Terpadu di Marina Carita, Rabu (9/9/2026).
Namun, hingga malam hari suaminya belum juga pulang. "Senin malam sudah khawatir karena kan gak nginep. Jam 8-9 (malam) biasanya sudah sampai, ini gak ada aja sampai pagi," katanya.
