Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tim SAR melakukan proses pencarian seorang nelayan yang terjatuh di Perairan Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (16/1/2026)
Tim SAR melakukan proses pencarian seorang nelayan yang terjatuh di Perairan Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (16/1/2026) (Basarnas Banten)

Intinya sih...

  • Kronologi pencarian korbanJasad Andi ditemukan setelah operasi pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan membagi personel ke dalam tiga SRU.

  • Metode pencarianSRU 1 menggunakan kapal amfibi, SRU 2 menggunakan perahu karet Basarnas, dan SRU 3 melakukan pencarian melalui jalur darat.

  • Dukungan operasi pencarianOperasi didukung oleh kondisi cuaca berawan yang kondusif serta melibatkan berbagai unsur gabungan, termasuk nelayan setempat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times - Tim SAR Gabungan menemukan nelayan bernama Andi (30) dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (17/1/2026). Sebelumnya, Andi sempat dinyatakan hilang setelah terjatuh dari kapal di Perairan Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengatakan, Andi sebelumnya dilaporkan terjatuh di sekitar koordinat 106°18'20.21"E – 05°57'32.23"S.

"Jenazah korban berhasil ditemukan pada operasi hari kedua sekitar pukul 07.20 WIB, berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP)," kata dia, seperti dikutip dari ANTARA.

1. Kronologi pencarian korban

Jasad Andi ditemukan di hari kedua pencarian, setelah Tim SAR Gabungan memulai operasi pada pukul 07.00 WIB dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan penyisiran.

SRU 1 menggunakan kapal amfibi dengan metode creeping line seluas 8,18 mil laut (NM), sedangkan SRU 2 menyisir menggunakan perahu karet (rubber boat) Basarnas dengan cakupan area 5,5 NM. "Sementara itu, upaya pencarian juga dilakukan melalui jalur darat oleh SRU 3 yang menyisir area pantai ke arah barat dan timur Pantai Lontar masing-masing sejauh 1,5 kilometer," ujarnya.

Operasi pencarian ini didukung oleh kondisi cuaca berawan yang kondusif serta melibatkan berbagai unsur gabungan, antara lain Tim Rescue Basarnas Banten, Lanal Banten, MDMC, Vertical Rescue, serta nelayan setempat.

Dengan ditemukan nya korban, operasi SAR kecelakaan kapal tersebut resmi ditutup, dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur yang terlibat sehingga korban dapat diserahkan kepada pihak keluarga.

Editorial Team