Jembatan Akses ke Negeri di Atas Awan Banten Terputus, Lagi!

Lebak, IDN Times - Jembatan darurat akses penghubung di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong ke wilayah wisata Negeri di Atas Awan, Citorek, Lebak kembali terputus akibat arus deras aliran Sungai Ciberang, Senin (6/9/2021).
Akibatnya, lalu lintas di ruas jalan Cipanas-Warung Banten hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua yang menggunakan jembatan gantung yang lokasinya di radius 100 meter dari lokasi jembatan yang terputus itu.
1. Dalam 30 hari, jalur terputus dua kali

Tetua Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, Lebak, Jaro Yayat mengatakan, dalam jangka waktu 30 hari saja, jembatan darurat yang dibangun warga tersebut, sudah dua kali terputus diterjang aliran Sungai Ciberang.
"Terputus lagi, dari semalam. Di bulan Agustus sempat terputus. Dalam 30 hari dua kali terputus," kata Jaro Yayat kepada IDN Times.
2. Jembatan permanen tengah digarap Pemprov Banten

Jaro Yayat mengatakan, saat ini jembatan permanen sendiri tengah dibuat oleh Pemerintah Provinsi banten. Sebagaimana diketahui, jembatan permanen di lokasi tersebut sebelumnya hancur pada banjir bandang dan longsor awal 2020 lalu.
"Sekarang lagi pembenahan. Karena sekarang lagi dikerjakan (jembatan permanen) dari pihak PUPR Provinsi yang kontraktornya Jaya Kontruksi," kata Jaro Yayat.
3. Ada dua jembatan permanen yang terputus karena banjir

Sebelum hanyut diterjang air, ada dua jembatan permanen yang ada di lokasi itu. Pertama, jembatan yang dibangun di era Orde Baru. Kedua, jembatan di media 2010-an.
"Dulu di sini cuma jembatan gantung, jembatan ada sekitar dari 30 tahun yang lalu sudah ada. Kemudian ada ada jembatan lagi yang (berwarna) pelangi itu dari PUPR Provinsi Banten yang akhirnya runtuh hanyut juga. Yang dari PUPR Banten sekitar 8 tahun," kata Jaro Yayat.



















