Kapolda: Pelaku Pembunuhan Bocah di Cilegon Bukan Orang Dekat

- Hengki memastikan pelaku bukan orang dekat korban, tidak memiliki hubungan keluarga atau kedekatan dengan keluarga korban.
- Pelaku ditangkap saat hendak mencuri di rumah mantan anggota dewan bernama Roisyudin, terekam dalam video petugas.
- Kasus pembunuhan bocah 9 tahun menggegerkan Cilegon karena korban adalah anak seorang pengusaha dan Dewan Pakar PKS.
Serang, IDN Times – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Yulianto memastikan pelaku pembunuhan terhadap bocah berusia 9 tahun berinisial MAHM di Komplek Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, telah ditangkap. Menurut Hengki, pelaku merupakan spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) yang kerap menyasar rumah-rumah dalam kondisi kosong.
“Pelaku sudah kami amankan. Nanti akan kami rilis secara resmi di Polda Banten,” ujar Hengki saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Sabtu (3/1/2026).
1. Hengki menyebut, pelaku bukan orang dekat korban

Terkait identitas, Hengki menegaskan bahwa pelaku tidak memiliki hubungan keluarga maupun kedekatan dengan korban. Bahkan tidak mengenal terhadap keluarga korban.
“Bukan orang terdekat korban,” katanya.
2. Pelaku ditangkap saat mencuri hendak mencuri di rumah mantan dewan

Pelaku diketahui berinisial HA. Ia ditangkap saat hendak melakukan aksi pencurian di rumah seorang mantan anggota dewan bernama Roisyudin. Proses penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Polda Banten bersama Satreskrim Polres Cilegon dan sempat terekam dalam video amatir petugas.
Saat ini, HA tengah menjalani pemeriksaan intensif dan ditahan di Mapolres Cilegon untuk kepentingan pengembangan penyidikan lebih lanjut.
3. Kasus pembunuhan bocah 9 tahun sempat gegerkan Cilegon

Seperti diberitakan sebelumnya, MAHM (9), anak seorang pengusaha yang juga Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ditemukan dalam kondisi kritis di kediamannya pada Selasa, 16 Desember 2025. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar dan menyita perhatian publik, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan permukiman elite serta latar belakang keluarga korban.



















