Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Korban Pembunuhan Wanita Tanpa Kepala di Jakut Kerja Sebagai Admin

Korban Pembunuhan Wanita Tanpa Kepala di Jakut Kerja Sebagai Admin
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Intinya Sih
  • Keluarga korban masih menunggu hasil pencocokan DNA jenazah SH yang ditemukan tanpa kepala di Muara Baru, Jakarta Utara.
  • Sang adik mengungkapkan bahwa SH merupakan anak pertama dari 6 bersaudara dan dikenal sebagai anak yang pendiam namun tidak aneh.
  • Jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta untuk proses pencocokan DNA dan keluarga berharap prosesnya segera selesai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Keluarga mengungkap, korban pembunuhan SH (40) bekerja sebagai admin di Jakarta Utara. Jasad SH ditemukan tanpa kepala di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Tapi admin apa saya kurang tahu, yang pasti bilangnya jadi admin," kata Muhammad Santoso, adik korban pada Kamis (31/10/2024). 

SH merupakan warga RT 03/04 Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. 

1. Korban tidak terbuka kepada keluarga

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Santoso mengungkapkan, korban merupakan anak pertama dari 6 bersaudara. Korban pun dikenal sebagai anak yang biasa-biasa saja tanpa ada hal aneh.

"Cuma untuk sifatnya memang pendiam dan tidak terbuka dengan keluarga, lebih percaya teman dan rekan, jadi cerita soal apapun ke teman dekat," kata Santoso.

2. Korban terakhir berkomunikasi dengan sang anak

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Santoso menuturkan, korban terakhir kali berkomunikasi pada Minggu, 27 Oktober 2024 lalu dengan sang anak. Korban meminta foto sang anak dan menyebut sedang bekerja.

"Ada juga update status," jelasnya.

3. Jenazah korban masih dalam proses pencocokan data

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Sementara saat ini, jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta untuk proses pencocokan DNA. Pasalnya, pihak kepolisian masih perlu data forensik untuk dua bagian tubuh terpisah.

"Karena bagian tubuh yang terpisah di dua lokasi yang beda, dari kami keluarga kami masih tunggu hasil DNA dari tubuh masing masing untuk pencocokan," kata Santoso. 

Adanya hal ini, pihak keluarga berharap proses pencocokan segera selesai, agar jenazah korban dapat segera dimakamkan. "Kami sudah siapkan tempat di Pemakaman Mede," ujarnya.

Sementara itu, adik ipar korban, Zulfikri mengatakan, pihak kepolisian telah mengambil beberapa barang milik korban dari rumah orang tua di Curug, Kabupaten Tangerang.

"Polisi sudah ambil beberapa barang milik korban, untuk kelengkapan pemeriksaan, yang saya tahu, kosmetik," ungkapnya.

Sebelumnya, jasad SH ditemukan pada 29 Oktober dengan kondisi mengenaskan, tanpa kepala. Tubuhnya terbungkus dalam karung besar dan ditemukan mengapung di sebuah danau di Muara Baru, Jakut. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Maya Aulia Aprilianti
Ita Lismawati F Malau
Maya Aulia Aprilianti
EditorMaya Aulia Aprilianti

Latest News Banten

See More