Jenazah Wanita Tanpa Kepala di Jakarta Utara Warga Tangerang

- Identitas jenazah wanita korban mutilasi di Pelabuhan Muara Baru teridentifikasi sebagai SH (40), warga Tangerang.
- Korban tinggal sendiri di kontrakan selama 3 tahun, dekat dengan orangtuanya yang tinggal 100 meter dari lokasi tersebut.
- Korban terakhir terlihat pada Minggu, 27 Oktober 2024 saat hendak berangkat kerja, dan tidak bisa dihubungi sejak Senin 28 Oktober 2024.
Tangerang, IDN Times - Identitas jenazah wanita korban mutilasi yang ditemukan tanpa kepala di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara telah teridentifikasi aras nama SH (40), warga RT 03/04 Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Ketua RT 04, Muhammad membenarkan, bila korban bertempat tinggal di alamat tersebut.
"Betul itu warga sini, meskipun bukan di RT saya, tapi kami kenal. Dan pas kemarin pihak kepolisian datang, kami dari RT mendampingi dan tahu, mengkonfirmasi betul itu warga di sini," katanya, Rabu (30/10/2024).
1. Korban telah tinggal di kawasan tersebut selama 3 tahun

Muhammad mengungkapkan, korban telah tinggal di lingkungan tersebut selama 3 tahun. Korban tinggal di sebuah kontrakan seorang diri, sedangkan orangtua korban tinggal dekat dengan lokasi tersebut.
"Orangtuanya itu warga lama disini. Pas anaknya (korban) sudah menikah di bawa suami kan, pas suaminya meninggal, kembali ke sini dan tinggal di kontrakan, jarak rumah orang tua ke kontrakan korban kurang lebih 100 meter," ujarnya.
2. Korban terakhir terlihat pada Minggu sore

Sebelum penemuan jasad korban warga sempat melihat korban beraktivitas pada Minggu, 27 Oktober 2024 di kawasan tempat tinggalnya pada sore hari, saat hendak berangkat kerja.
"Korban itu kerja di Jakarta, tapi saya engga tahu sebagai apa. Cuma memang, kalau berangkat sore menjelang Maghrib, sekitar jam 6, nanti pulang pagi-pagi," jelasnya.
3. Korban mulai tak bisa dihubungi sejak Senin

Dari keterangan keluarga, korban sudah tidak bisa dihubungi sejak Senin 28 Oktober 2024, sehingga keluarga panik. Keluarga korban pun sempat menghubungi beberapa teman dan kerabat untuk mengetahui keberadaan korban.
"Waktu itu, anaknya juga nanya ke teman-teman ibunya ternyata pada gak tahu. Sampai akhirnya Selasa malam, datang polisi, kasih info itu," jelasnya.
Sampai saat ini pihak keluarga masih di Rumah Sakit Kramat Jati untuk pemberkasan. Nantinya, setelah dilakukan serah terima dari pihak kepolisian kepada keluarga, jenazah SH akan disolatkan di Masjid Al-Hidayah dan dimakamkan di Pemakaman Mede.



















