Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Liburan ke Pantai Anyer-Cinangka, Wisatawan Pilih Berangkat Subuh
(Pantai Anyer) IDN Times/Dwifantya Aquina

  • Ribuan wisatawan memadati kawasan Pantai Anyer-Cinangka saat puncak libur Lebaran 2026, menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik utama sejak pagi hari.
  • Banyak wisatawan memilih berangkat subuh, seperti Arianto dari Bekasi yang menempuh perjalanan lima jam agar bisa menikmati pantai lebih awal tanpa terjebak antrean panjang.
  • Pengelola pantai mencatat lonjakan pengunjung sejak pagi dan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatur parkir serta mengimbau wisatawan mematuhi arahan demi kelancaran dan keselamatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times – Puncak libur Lebaran 2026 pada Selasa dimanfaatkan ribuan wisatawan domestik untuk berlibur ke kawasan wisata Pantai Anyer-Cinangka di Kabupaten Serang. Namun, tingginya antusiasme masyarakat membuat arus lalu lintas menuju destinasi pesisir tersebut mengalami kepadatan parah sejak pagi hari.

Kemacetan mulai terjadi di titik pertemuan arus Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon. Kendaraan roda empat didominasi pelat B (Jabodetabek) dan A (Banten) terlihat merayap perlahan akibat volume kendaraan yang melampaui kapasitas jalan. Kepadatan juga memuncak di sejumlah titik krusial seperti Simpang Tiga Teneng, Pasar Anyer, dan area Pantai Karang Bolong.

Menghadapi kondisi ini, sejumlah wisatawan memilih strategi dengan berangkat sejak dini hari. Arianto (42), seorang wisatawan asal Bekasi, mengaku berangkat dari rumahnya sejak pukul 03.00 WIB. Langkah tersebut diambil agar keluarganya bisa menikmati suasana pantai lebih awal tanpa terjebak antrean panjang yang biasa terjadi pada siang hari.

"Saya sengaja berangkat jam tiga pagi dengan harapan jalanan masih lengang. Namun, ternyata pas sampai di JLS sudah mulai mengular. Saya baru bisa masuk ke bibir pantai sekitar pukul 08.00 WIB," ujar Arianto, dilansir dari berita Antara, Selasa (24/3/2026).

1. Rela tempuh waktu 5 jam dari Bekasi ke Anyer

Pantai Anyer, Banten (IDN Times/Dwifantya Aquina)

Meski harus menempuh perjalanan sekitar lima jam dan membayar biaya masuk kendaraan sebesar Rp100 ribu, Arianto menganggap hal tersebut sebagai konsekuensi rutin demi mengisi waktu libur Idul Fitri.

Baginya, kebersamaan keluarga di pantai tetap menjadi prioritas utama meski harus menembus kepadatan jalur Ciwandan.

2. Pengelola wisata akui ada peningkatan tren wisatawan yang datang dari pagi

(Pantai Anyer) IDN Times/Dwifantya Aquina

Petugas pengelola pantai, Mulyadi, menyebutkan bahwa tren wisatawan yang tiba sejak pagi hari meningkat tajam. Menurutnya, banyak pengunjung yang sudah tiba sejak pukul 06.00 WIB untuk menghindari sistem buka tutup yang biasanya diberlakukan kepolisian pada siang hari.

"Kondisi hari ini sangat padat. Kami melihat banyak wisatawan yang sudah tiba sejak pukul 06.00 WIB untuk menghindari sistem buka tutup yang biasanya diberlakukan polisi pada siang hari. Kami imbau pengunjung tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan," tuturnya.

Pihak pengelola pantai terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatur skema parkir agar kendaraan pengunjung tidak meluber hingga ke bahu jalan raya yang dapat memperparah kemacetan. Masyarakat yang masih akan menuju kawasan wisata diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan lebih awal, membawa bekal secukupnya, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Editorial Team