Mal Bakal Buka Lagi di Era New Normal, Warga Senang Campur Was-was

Tangerang, IDN Times - Wacana dibukanya kembali mal atau pusat perbelanjaan di wilayah Tangerang saat pandemik COVID-19 disambut baik oleh beberapa warga. Pasalnya, tutupnya tempat hiburan pilihan khas warga perkotaan itu yang sudah berlangsung selama hampir tiga bulan disebut membuat jenuh karena kurang hiburan.
Seperti diungkapkan Alvi (23) warga Cipondoh. Dia menyebut, dibukanya kembali mal-mal akan menghilangkan stres atas kejenuhan dan kembalinya lagi pekerjaan yang hilang akibat banyak sektor ekonomi terdampak COVID-19.
1. Rasa deg-degan juga ada saat mal akan dibuka kembali

Kepada IDN Times, Alvi mengatakan bahwa rasa was-was juga muncul dengan rencana pemerintah membuka lagi pusat-pusat perbelanjaan, sebagai bentuk skenario new normal.
"Deg-degan pasti lahh, tapi mau sampai kapan (tutup)? Orang virusnya juga gak bakal hilang kok, yang jelas kita harus hidup lebih sehat dan bersih saja," kata Alvi.
2. Kalau pemerintah serius, pembukaan mal dinilai takkan timbulkan klaster baru

Alvi mengatakan, dibukanya kembali mal takkan menimbulkan klaster baru, jika pihak pemerintah serius ingin menjaga warga negaranya.
"Ya kalo serius jagain kita, pasti aman lah, karena kasih kebijakan buka mal juga pasti ada hitungannya," kata Alvi.
Tinggal, lanjut Alvi, nantinya kita mengikuti aturan yang sudah dibuat pemerintah. "Walau pastinya ada saja sih yang bandel. Tapi balik lagi ke pemerintah kan, serius apa kagak nerapin aturan," kata Alvi.
3. Pemerintah bakal buka kembali mal

Seperti diketahui, pemerintah pusat kini tengah mempersiapkan beroprasinya kembali mal. Persiapan itu kemudian direspons oleh pemerintah daerah di Tangerang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, nantinya mal tersebut bakal dibuka pada awal Juni 2020.



















