Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mantan Wali Kota Serang Syafrudin Meninggal Dunia

Mantan Wali Kota Serang Syafrudin Meninggal Dunia
Wali Kota Serang, Syafrudin (Dok. Istimewa)
Intinya Sih

  • Mantan Wali Kota Serang periode 2018–2023, Syafrudin, meninggal dunia di rumahnya pada Selasa pagi setelah sempat dirawat lima hari di Rumah Sakit Sari Asih Serang.
  • Sebelum wafat, kondisi Syafrudin masih terlihat baik dan sempat bercengkerama dengan tetangga, namun kesehatannya menurun drastis usai salat subuh.
  • Jenazah Syafrudin akan dimakamkan di TPU Sumur Pecung; ia dikenal sebagai sosok religius yang pernah memimpin Kota Serang dan berkarier sebagai pendidik serta birokrat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Serang, IDN Times – Kabar duka datang dari Kota Serang. Mantan Wali Kota Serang periode 2018–2023, Syafrudin meninggal dunia pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Syafrudin mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Lingkungan Cipocok Jaya, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Informasi wafatnya mantan orang nomor satu di Kota Serang itu langsung menyebar di tengah masyarakat dan memunculkan ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan.

1. Sempat menjalani perawatan selama lima hari

Wali Kota Serang Syafrudin (ANTARA)
Wali Kota Serang Syafrudin (ANTARA)

Keponakan almarhum, Reinaldi, mengatakan sebelum meninggal dunia, Syafrudin sempat menjalani perawatan selama kurang lebih lima hari di Rumah Sakit Sari Asih Serang karena kondisi kesehatannya menurun. Awalnya kesehatan Syafrudin awalnya dipicu tekanan darah tinggi sebelum berkembang menjadi komplikasi.

“Awalnya tensi darah tinggi. Setelah itu komplikasi. (Hari) Sabtu atau Minggu sudah pulang dari rumah sakit karena memang ingin pulang ke rumah,” kata Reinaldi.

Ia menuturkan keputusan pulang dari rumah sakit diambil karena keinginan almarhum untuk menjalani masa pemulihan di rumah bersama keluarga.

2. Masih sempat bercengkerama sebelum kondisi menurun

Wali Kota Serang Syafrudin (kiri) menerima keluhan orangtua calon siswa baru pada PPDB di Kota Serang (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Wali Kota Serang Syafrudin (kiri) menerima keluhan orangtua calon siswa baru pada PPDB di Kota Serang (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Reinaldi mengatakan, kondisi Syafrudin masih terlihat baik pada malam sebelum wafat. Bahkan, sejumlah tetangga yang datang menjenguk masih sempat berbincang dan bercanda bersama almarhum. Namun, kondisi kesehatannya menurun setelah salat subuh.

“Semalam juga ada tetangga yang nengok, masih ketawa-ketawa. Habis salat subuh tiba-tiba drop. Minta doanya semoga amal ibadah uwak diterima Allah SWT,” ujarnya.

Tetangga almarhum, Maruf, mengaku tidak menyangka Syafrudin akan berpulang secepat itu. Menurutnya, mantan wali kota tersebut dikenal rutin menjalankan aktivitas ibadah dan tidak pernah mengeluh kondisi kesehatan.

“Tidak pernah mengeluh. Sehat-sehat saja. Setiap subuh berangkat ke musala. Rutin. Puasa dan tarawih juga bareng. Tidak menyangka, Salat Subuh tadi juga masih sehat-sehat saja,” kata Maruf.

3. Akan dimakamkan di TPU Sumur Pecung

Wali Kota Serang, Syafrudin (Dok. Istimewa)
Wali Kota Serang, Syafrudin (Dok. Istimewa)

Rencananya jenazah Syafrudin akan dimakamkan di TPU Sumur Pecung.

Syafrudin diketahui memimpin Kota Serang selama satu periode, yakni 2018–2023. Sebelum menjadi kepala daerah, ia meniti karier sebagai pendidik dan birokrat hingga akhirnya dipercaya memimpin ibu kota Provinsi Banten.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Banten

See More