Mau Tolong Teman, Remaja 13 Tahun Tewas Terseret Banjir di Tangerang

- Seorang remaja 13 tahun bernama Erlangga ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir di kawasan Poris, Kota Tangerang.
- Peristiwa terjadi saat Erlangga berusaha menolong temannya yang tercebur ke aliran air deras di pintu air Ampera.
- Tim SAR gabungan melakukan pencarian selama dua hari dan menemukan korban sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal hanyut.
Tangerang, IDN Times — Seorang remaja berusia 13 tahun bernama Erlangga, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir di aliran kali Jalan Maulana Hasanuddin, Kecamatan Poris, Kota Tangerang.
Korban ditemukan oleh tim pencarian pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 10.05 WIB setelah sebelumnya dilaporkan hanyut saat banjir melanda wilayah tersebut.
“Korban ditemukan pukul 10.05 dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi awal,” kata Aulia, dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta.
1. Korban hanyut saat mencoba menolong temannya

Peristiwa bermula ketika korban bersama sejumlah temannya bermain di lokasi banjir di kawasan pintu air Ampera, Kota Tangerang. Saat itu, salah satu temannya dilaporkan tercebur ke aliran air yang deras.
Erlangga kemudian berusaha menolong temannya yang tenggelam. Namun, derasnya arus membuat korban justru terseret aliran sungai di kawasan Poris hingga Cipondoh.
“Dengan debit air yang sangat tinggi korban mencoba menolong temannya yang tercebur tenggelam,” ujar Aulia.
2. Pencarian korban berlangsung dua hari

Tim SAR gabungan melakukan pencarian selama dua hari sejak korban dilaporkan hilang. Pencarian melibatkan sekitar 35 personel relawan yang menyusuri aliran sungai menggunakan perahu karet. Upaya pencarian dilakukan di sepanjang daerah aliran sungai hingga beberapa kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut.
Korban akhirnya ditemukan setelah ketinggian air banjir mulai menyusut. Saat ditemukan, kondisi korban dalam posisi tengkurap di aliran sungai. Jenazah kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa ini menambah daftar korban jiwa akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang dalam beberapa hari terakhir.

















