Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mayat Bersimbah Darah di Serang, 2 Pelaku Ditangkap
IDN Times/Khaerul Anwar

Serang, IDN Times - Polisi berhasil mengungkap kasus penemuan mayat pria tanpa identitas yang bersimbah darah di pinggir jalan Kampung dan Desa Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Senin (25/3/2024) dini hari.

Korban diketahui bernama Ginanjar (30) seorang penjual madu warga Kampung Cinta Asih, Kelurahan Wangungsari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Saat ditemukan tewas mengenakan baju ciri khas Suku Baduy.

Ia tewas dibunuh mantan bos, inisial ES alias Along (43) yang juga warga Kabupaten Bandung Barat. Dalam menjalankan aksinya, ES alias Along dibantu dua rekannya AD (23) dan AL (25) keduanya warga Kelurahan Unyur dan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang.

1. Pelaku utama ditangkap saat hendak melarikan diri

IDN Times/Khaerul Anwar

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan ini merupakan hasil penyelidikan tim Resmob Satreskrim Polres Serang.

Tersangka ES diduga sebagai pelaku utama berhasil ditangkap di sekitar Terminal Kalideres, Jakarta Barat. ES ditangkap saat akan melarikan diri ke kampung halamannya di Bandung Barat. AD diamankan di kontrakannya di Walantaka, Kota Serang dan AL masih dalam pengejaran.

"Belum sampai 24 jam, kami sudah bisa mengidentifikasi siapa pelakunya" kata Cindro saat konferensi pers, Kamis (28/3/2024).

2. Motif karena pelaku sakit hati tergadap ucapan korban semasa hidup

IDN Times/Khaerul Anwar

Dalam pemeriksaan, ES yang merupakan otak pembunuhan mengaku sakit hati terhadap ucapan korban. ES kemudian minta tolong dua rekannya untuk membantu menghabisi korban.

"Korban dieksekusi pada Senin sekitar pukul 00.00 WIB sampai 00.30 WIB dengan menggunakan sebilah golok dan badik," katanya.

Setelah mengeksekusi korban, ketiga pelaku berpisah.

3. Senjata tajam yang digunakan membunuh dibuang ke Pulau Cangkir

IDN Times/Khaerul Anwar

Setelah membunuh korban, para pelaku membuang barang bukti senjata tajam yang digunakan para pelaku ke pesisir Palau Cangkir, Kabupaten Tangerang. Dari hasil autopsi, terdapat 17 luka bacokan di tubuh korban di bagian kepala yang menyebabkan korban meregang nyawa.

"Atas pengakuan itu, Tim Resmob kemudian membawa tersangka ES untuk menunjukan lokasi barang bukti dibuang," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article