Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Imbau Masyarakat dan Pemulung Tak Masuki Area TPA Jatiwaringin

Polisi Imbau Masyarakat dan Pemulung Tak Masuki Area TPA Jatiwaringin
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)
Intinya Sih
  • Polisi mengimbau warga dan pemulung agar tidak memasuki area TPA Jatiwaringin karena masih terdapat titik api di lokasi tersebut.
  • Sebanyak 25 personel Sat Samapta dikerahkan untuk melakukan penyekatan dan patroli menggunakan motor trail guna mencegah aktivitas di area TPA.
  • Tujuh posko gabungan disiagakan selama 24 jam, sementara patroli juga dilakukan ke rumah warga yang mengungsi demi menjaga keamanan lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat dan pemulung yang ada di sekitar TPA Jatiwaringin tidak memasuki area tersebut terlebih dahulu. Hal tersebut lantaran masih ada titik api di dalam lokasi TPA milik Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut.

"Memang di TPA Jatiwaringin ini kendalanya areanya masih terbuka sehingga masih ada warga yang (masuk) ke sekitar area sini," kata Indra, Rabu (8/7/2026).

1. Polisi kerahkan 25 personel untuk penyekatan

Area TPA Jatiwaringin tampak setelah kebakaran dengan tumpukan sampah hangus dan suasana langit berkabut asap tipis.
Kondisi pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Untuk mengantisipasi adanya warga dan pemulung yang masuk, pihaknya pun mengerahkan 25 personel dari Sat Samapta untuk melakukan pencegahan aktivitas pemulung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Hal ini dalam rangka optimalisasi pemadaman pada area yang hingga kini masih terbakar.

"Kami juga akan menyiapkan sebanyak kurang lebih 25 personel dari jajaran Sat Samapta untuk setiap harinya akan melakukan penyisiran menggunakan motor trail yang sudah kita persiapkan," ujarnya.

2. 7 posko disiapkan juga di sekitar lokasi

Asap tebal mengepul dari tumpukan sampah besar di TPA Jatiwaringin akibat kebakaran yang melanda area pembuangan akhir.
Kebakaran TPA Jatiwaringin (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Kata dia, penyekatan juga dilakukan untuk mencegah masyarakat mendekati lokasi kebakaran. Sebanyak 7 posko dengan personel gabungan baik Polri dan Pemerintah Daerah yang disiagakan untuk mengimbau warga.

"Mereka bertugas selama 1 x 24 jam, mulai dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam, tugasnya itu, memastikan bahwa sekali lagi tidak ada yang tidak ada kepentingan masuk ke sini. Karena banyak masyarakat yang datang ke sini mau foto-foto, mau video. Itu, itu enggak boleh," jelasnya.

3. Polisi juga lakukan patroli ke rumah warga yang ditinggal mengungsi

Mobil pemadam kebakaran dan petugas berupaya memadamkan api di area TPA Jatiwaringin yang tertutup asap tebal dan tumpukan sampah.
Kebakaran TPA Jatiwaringin (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Selain itu, petugas juga melakukan patroli ke pemukiman warga yang sementara ditinggal untuk mengungsi. Patroli dilakukan guna mencega terjadinya tindak kriminal.

"Untuk menjaga kamtibmas, kita juga patroli ke rumah warga yang sementara ditinggal penghuni untuk mengungsi. Jadi, rumah mereka tetap aman, yang penting mereka ini tidak terpapar asap dilokasi," ungkapnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Banten

See More