72 Warga Terserang ISPA Akibat Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin

- Sebanyak 72 warga di sekitar TPA Jatiwaringin mengalami ISPA akibat paparan asap kebakaran yang menurunkan kualitas udara dalam beberapa hari terakhir.
- Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memantau kondisi pasien agar ISPA tidak berkembang menjadi pneumonia, dengan mayoritas kasus dialami oleh warga dewasa.
- Pemerintah Kabupaten Tangerang mendirikan lima posko kesehatan dan mengimbau warga memakai masker serta membatasi aktivitas luar ruangan selama asap masih menyelimuti wilayah.
Tangerang, IDN Times – Sebanyak 72 warga dilaporkan mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Kasus tersebut muncul setelah kebakaran hebat yang terjadi di lokasi pembuangan sampah itu dalam beberapa hari terakhir.
Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan pun mendirikan sejumlah posko kesehatan untuk melayani warga terdampak.
1. Sebanyak 72 warga mengalami ISPA akibat asap kebakaran

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan, hingga Senin (6/7/2026) tercatat 72 warga mengalami ISPA akibat menurunnya kualitas udara di sekitar lokasi kebakaran.
“Hingga kemarin jumlahnya mencapai 72 orang. ISPA ini timbul karena kualitas udara yang kurang baik akibat asap kebakaran,” katanya.
Menurut Hendra, sebagian besar pasien mengalami gejala ringan seperti batuk, pilek, dan demam.
2. Dinkes khawatir ISPA berkembang menjadi pneumonia

Hendra menjelaskan, kasus ISPA ditemukan pada berbagai kelompok usia. Namun, mayoritas pasien merupakan warga dewasa.
“Di antara pasien memang ada anak-anak, tetapi yang paling banyak didominasi usia dewasa,” ujarnya.
Meski gejala yang dialami masih tergolong ringan, Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan agar penyakit tersebut tidak berkembang menjadi pneumonia atau radang paru-paru.
“Yang kami khawatirkan bukan sekadar ISPA, tetapi jika berkembang menjadi pneumonia. Karena itu, kasus-kasus ISPA ini harus segera ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi,” jelasnya.
3. Pemkab dirikan lima posko kesehatan

Untuk mempercepat penanganan warga terdampak, Pemerintah Kabupaten Tangerang mendirikan lima posko kesehatan di sekitar kawasan terdampak asap.
Tiga posko ditempatkan di Kecamatan Rajeg, satu posko di Kecamatan Sukadiri, dan satu posko lainnya berada di area TPA Jatiwaringin.
Selain itu, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama asap masih menyelimuti wilayah terdampak, menggunakan masker saat beraktivitas, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.
“Kami meminta warga untuk menjaga kondisi tubuh, mengurangi paparan asap, memakai masker saat beraktivitas, dan segera berobat apabila mengalami gejala ISPA,” kata Hendra.

















