Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kapolda: Tidak Ada Kesengajaan

Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kapolda: Tidak Ada Kesengajaan
Kapolda Banten, Brigjen Hengki meninjau kebakaran TPA Jatiwaringin (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya Sih
  • Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki menegaskan kebakaran di TPA Jatiwaringin bukan karena kesengajaan, melainkan akibat gas metan dan kondisi musim kemarau.
  • Hengki meminta semua pihak fokus pada pemadaman karena masih muncul titik api kecil dari gas metan di bawah tumpukan sampah.
  • Progres pemadaman telah mencapai sekitar 80 persen, dengan sisa 15–20 persen titik api yang masih ditangani menggunakan helikopter water bombing dan mobil Damkar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Kapolda Banten, Brigjen Pol Hengki memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Hal tersebut dikatakan usai meninjau lokasi kebakaran, Selasa (7/7/2026).

"Enggak ada, itu kata siapa? Ini kan sudah dari Kementerian Lingkungan Hidup, sudah menyatakan karena adanya gas metan dari bawah dan musim kemarau menyebabkan kebakaran," ungkapnya.

1. Fokus soal pemadaman

Helikopter BNPB melakukan water bombing untuk memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin saat matahari terbenam dengan asap tebal di udara.
Helikopter water bombing BNPB bantu padamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin (dok. BPBD Kabupaten Tangerang)

Hengki mengaku, lebih baik saat ini fokus dalam pemadaman kebakaran. Meski pemadaman sudah dilakukan 80 persen dinyatakan padam, gas metan dari bawah tumpukan sampah, berpotensi menimbulkan sumber api baru.

"Lihat tadi itu sudah padam. Muncul lagi titik api kecil, yang mana harus dipadamkan. Karena gas metan dari bawah, jadi harus segera dipadamkan,"ungkapnya.

2. Masih ada titik api di sisi barat TPA

Asap hitam tebal membumbung dari area kebakaran di TPA Jatiwaringin dengan api yang masih menyala di tengah tumpukan sampah.
Kebakaran TPA Jatiwaringin (dok. BPBD Kabupaten Tangerang)

Hengki bersama didampingi Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada, serta tim dari BPBD dan BNPB, melihat langsung situasi hari ke-7 kebakaran di Jatiwaringin.

Menurutnya, selain melakukan pendinginan, petugas gabungan juga fokus di sisi barat untuk memadamkan api. Terlihat helikopter water bombing milik BNPB sibuk wira wiri untuk melakukan pemadaman.

"Ini di titik barat sebagain besar masih dilakukan penyiraman dengan menggunakan helikopter water bombing dari BNPB. Supaya bisa segera teratasi dan padam seluruhnya,"kata Hengki.

3. Titik api tinggal 15-20 persen

Api membakar tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin dengan asap hitam tebal membumbung ke udara di Kabupaten Tangerang.
Kebakaran TPA Jatiwaringin (dok. BPBD Kabupaten Tangerang)

Tak hanya helikopter dan mobil Damkar, petugas dari Manggala Agni menyisir bekas kebakaran dan menggali dengan alat berat untuk mencari asap atau potensi titik api, lalu menyiramnya dengan air dari unit mobil Damkar.

Pemadam juga melakukan penyiraman dengan pipa tekanan air otomatis, agar tumpukan sampah tetap basah.

Hengki mengaku, mendapat laporan dari Bupati Tangerang, bila progres pemadaman sudah sampai 80 persen."Tinggal 15 sampai 20 persen lagi titik api yang harus ditangani. Kalau hari ini teratasi masih sekitar 80 persen, tinggal 15 sampai 20 persen masih terus ditangani," katanya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Banten

See More