Tangsel Siapkan Rp19 Miliar Sewa Mobdin, Kondisi Mobil Damkar Jadi Sorotan

- Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalokasikan hampir Rp20 miliar untuk menyewa 194 mobil dinas pejabat selama tahun 2026, dengan alasan efisiensi biaya perawatan dan asuransi.
- Di sisi lain, armada pemadam kebakaran Tangsel banyak yang sudah berusia lebih dari 10 tahun dan sering mengalami kerusakan saat bertugas, termasuk kebocoran tangki air saat memadamkan kebakaran.
- Petugas damkar menyebut hanya empat dari sekitar 16 unit mobil yang masih layak pakai, sementara usulan pengadaan armada baru telah diajukan namun belum mendapat respons cepat dari pemerintah kota.
Tangerang Selatan, IDN Times – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjadi sorotan setelah mengalokasikan anggaran hampir Rp20 miliar untuk menyewa ratusan mobil dinas pejabat. Di sisi lain, sejumlah armada pemadam kebakaran (damkar) yang digunakan untuk melayani masyarakat berusia lebih dari satu dekade dan kerap mengalami kerusakan saat bertugas.
Hal itu terlihat saat petugas memadamkan kebakaran tiga gudang di kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu, Rabu (8/7/2026). Salah satu mobil damkar tampak mengalami kebocoran pada bak penampung air ketika pompa dioperasikan untuk menyuplai air ke selang pemadam.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ilham mengatakan, kebocoran tersebut disebabkan kerusakan pada bagian klep kendaraan. “Bocor itu karena klep (rusak),” katanya.
1. Damkar sebut armada sudah tak layak

Menurut Ilham, sebagian armada yang masih digunakan merupakan kendaraan keluaran tahun 2011. Dengan usia yang melampaui 10 tahun, kondisi kendaraan dinilai tidak lagi ideal untuk menunjang penanganan kebakaran.
“Kalau dilihat dari situasinya, karena mobil sudah lebih dari 10 tahun, ya sudah enggak layak,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berbagai kerusakan teknis masih sering ditemukan meski armada rutin menjalani perawatan. “Ya ini kayak sil bocor, terus pernah mogok juga. Untungnya bukan saat dibawa tugas,” katanya.
Bahkan, dari sekitar 16 unit mobil pemadam yang ditempatkan di sejumlah pos, Ilham menyebut hanya empat unit yang layak dioperasikan. “Yang layak cuma empat unit,” ungkapnya.
2. Pengadaan armada baru dinilai lambat

Ilham mengatakan usulan pengadaan armada baru beberapa kali diajukan. Namun hingga kini realisasinya belum dilakukan. “Harapannya ya ada pengadaan unit baru lagi,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai tindak lanjut usulan tersebut, ia mengaku respons yang diterima masih lambat. “Responsnya lambat,” katanya.
3. Pemkot sewa 194 mobil dinas senilai Rp19,95 miliar

Sementara itu, berdasarkan data Sistem Rencana Umum Pengadaan (RUP) LPSE Kota Tangerang Selatan, Sekretariat Daerah menganggarkan Rp19.953.672.920 untuk penyewaan kendaraan dinas selama Januari hingga Desember 2026.
Kepala Bagian Umum Setda Kota Tangsel, Herman Susilo, membenarkan anggaran tersebut digunakan untuk menyewa 194 unit kendaraan yang dipakai pejabat di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk kecamatan dan kelurahan.
Adapun kendaraan yang disewa adalah Toyota Innova Zenix, Mitsubishi Xpander, Hyundai, hingga Toyota Avanza.
Menurut Herman, kebijakan penyewaan kendaraan dinas telah diterapkan sejak 2023 karena dinilai lebih efisien dibandingkan pembelian kendaraan baru.
“Pertimbangannya untuk efisiensi spare part, perawatan, asuransi, jadi kita saat sewa tidak lagi menganggarkan biaya perawatan,” katanya.



















